Optimalkan Imunmu Saat ART Belum Balik

Facebooktwitterredditmail

Optimalkan imunmu saat ART masih mudik, bagaimana caranya?

Lebaran tanpa asisten rumah tangga

Assalamualaikum apa kabar sahabat ismi? Tulisan ini postingan pertama saya pasca lebaran. Oleh karena itu, sebelumnya saya ucapkan maaf lahir dan batin. Kalau ada tulisan saya di blog maupun di media sosial yang membuat sahabat ismi kesal, merah atau kecewa. Saya hanya manusia biasa yang tentunya tak luput dari salah dan khilaf.

Oke, kali ini saya mau curcol. Yup, apalagi kalau bukan tentang ART atau asisten rumah tangga. Kekhawatiran ibu-ibu pasca lebaran ya begini. Bagaimana jika ART tidak balik? Harus cari ART dimana lagi? Harus bayar admin berapa rupiah lagi? Lalu sementara menunggu kedatangan ART baru, bagaimana pembagian tugas rumah tangga agar semua berjalan optimal.

Saya termasuk orang yang menganut bahwa pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan anak dikerjakan bersama. Meskipun suami bekerja penuh waktu dan saya freelance, bukan berarti hanya saya yang mengerjakan pekerjaan domestik.

Oleh karena itu, diperlukan pembagian tugas bila ART belum balik, tidak balik, atau ketika memutuskan tidak lagi mempunyai ART.

Ketika ART Tidak Bisa Bekerja Kembali

Sebenarnya saya tidak terlalu khawatir karena sebelum mudik, ART saya berkata bahwa ia hanya mudik ke Bogor, ke tempat saudaranya. Bukan ke kampung halamannya yang jauh. Katanya, khawatir susah balik lagi ke sini, saking jauhnya.

Dalam hati saya tentu berkata alhamdulillah. Apalagi ART yang ini sudah cukup lama ikut saya, dan si bungsu sudah lengket. THR setara gaji 1 tahun juga sudah diberikan sebelum dia mudik. Harapannya, ART bertindak sesuai perkataannya. Akan kembali bekerja di sini.

Makanya awal-awal lebaran, saya tidak menanyakan kapan dia ke sini. Tujuannya karena saya enggak mau membuatnya merasa terburu-buru saat sedang bersilaturahmi bersama keluarganya.

Akhirnya setelah seminggu pasca lebaran dan tak kunjung ada kabar, saya mulai menanyakan soal kepastian kembalinya ART tersebut. Siapa sangka jawabannya bikin saya syok. Dia bilang dua hari yang lalu sudah pulang kampung karena dijemput oleh uwanya.

Saya masih berpikiran positif dan memastikan lagi apakah dia mau bekerja kembali atau tidak. Karena kalau tidak, saya akan langsung mencari pengganti secepat mungkin. Apalagi suami dan anak-anak akan mulai sekolah dan masuk kerja lagi 9 hari pasca lebaran.

Besoknya, saya mendapatkan jawaban yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Dia bilang bahwa uwanya mau membiayai kuliahnya sehingga ia tidak bisa bekerja lagi. Dia ingin melanjutkan kuliah.

Bagai disambar geledek, saya kecewa. Bukan karena saya tidak mau ART tersebut sekolah lagi dan sukses. Tapi karena keputusan tersebut mendadak sekali. ART saya memang lulusan SMA. Bisa baca tulis, bisa Bahasa Inggris dan bisa ngaji. Mungkin itu salah satu sebabnya dia gampang akrab dengan anak-anak saya.

Tentu saja saya ingin dia melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas. Tapi bayangan saya ya nanti setelah dia bekerja beberapa tahun untuk menabung biaya kuliah. Siapa sangka ada rezeki lain yang datang dari saudaranya. Saya sih senang, akhirnya dia bisa melanjutkan impiannya. Meskipun itu berarti saya kehilangan ART yang baik dan sudah cocok.

Sempat Ditipu Mantan ART

Mau bagaimana lagi, saya harus mencari orang lain. Oleh karena itu, saya hubungi ART yang satu lagi. ART ini dulunya di bagian memasak, beberes rumah, nyapu dan ngepel. Menjemur dan melipat baju barengan dengan ART yang mau kuliah tadi.

ART kedua berkata akan berangkat seminggu pasca lebaran. Tapi dengan syarat minta ditransfer uang terlebih dahulu sebesar 1 juta rupiah. Dia mau ngebon alias ngutang.

Tentu saja saya kaget, mana mungkin saya transfer sebanyak itu sementara dia belum ada di sini. Saya tawar hingga 300 ribu rupiah (tadinya mau 200 ribu rupiah saja, tapi enggak tega karena bilangnya untuk anak).

Besoknya, saya ditelepon dan di Whatsapp terus menanyakan apakah sudah ditransfer atau belum. Ngebet banget kayak sedang butuh banget. Bodohnya, saya percaya saja dengan janjinya yang akan berangkat hari Senin atau Selasa.

Suami saya mentransfer uang tersebut. Lalu setelah itu saya kirim bukti transfernya karena nomor rekening bukan milik si ART melainkan katanya milik saudaranya. Saya pastikan lagi kalau ia beneran akan berangkat esok harinya.

Hari H keberangkatannya pun tiba. Tapi sejak pagi saya Whatsapp, pesan saya hanya centang satu. Saya telepon masuk ke pesan suara. Firasat saya sudah tidak enak. Masa sih saya ditipu?! Padahal udah kenal lama meskipun baru sebentar kerja di rumah saya.

Akhirnya sorenya Whatsappnya aktif. Jawaban di ujung sana mengatakan bahwa yang membalas adalah suaminya dengan kalimat bahwa istrinya sedang sakit sehingga belum dia bolehkan untuk bekerja. Lalu tentang uang transferan belum diambil.

Saya sampaikan bahwa kalau uang tersebut belum diambil tolong minta ditransfer balik saja oleh si pemilik rekening. Karena saya tidak punya kontak pemilik rekening yang ia bilang sebagai saudaranya.

Siapa sangka, setelah kalimat tersebut, saya malah diblokir. Astagfirullah, inilah salah satu contoh orang berhutang yang justru malah kabur. Boro-boro mau dibayar, yang ada justru lari begitu saja.

Saya kecewa, marah dan sangat kesal. Terutama karena saya begitu percaya dan berniat membantunya dengan mentransfer terlebih dahulu uang yang ia butuhkan. Ternyata kepercayaan saya disalahgunakan.

Kedua, saya tidak enak pada suami yang sudah mengeluarkan uang tersebut. Bukan karena jumlahnya, tapi lebih karena saya diberikan amanah untuk mencari orang yang mau bekerja di rumah kami.

Titik Terang, ART Lain Berjanji Akan Kembali

Selama berkomunikasi dengan dua ART di atas, saya juga berkomunikasi dengan mantan ART lainnya. Kali ini ART terakhir yang bekerja sebelum lebaran. Sebenarnya ia ingin kembali, tapi temannya yang malah menipu saya itu berkata bahwa ia tidak boleh kembali karena yang akan balik bekerja adalah si penipu tadi.

Begitu saya ditipu dan diblokir, saya langsung minta bantuan ART lain tersebut, sebut saja nanya Teh S. Saya meminta dicarikan orang yang mau bekerja. Teh S bilang bahwa ia mau kembali tapi kalau ada dua pekerja.

Saya mengiyakan kalau-kalau ia bisa mencarikan sekalian. Alhamdulillah ada tetangganya yang mau dan sudah pernah momong anak. Rencananya untuk bantu mengasuh si bungsu terutama ketika saya harus ikut zoom, webinar, jemput kakak sekolah, atau ada pekerjaan offline.

Sekarang saya tinggal menunggu kedatangan mereka. Katanya Sabtu ini mau berangkat. Semoga saja beneran ya. Bukan janji palsu. Aamiin.

Tips Agar Urusan Rumah Bisa Dikerjakan Tanpa ART

Selama ART mudik dan belum kembali, banyak hal yang saya persiapkan dan lakukan. Jangan sampai tumbang sebelum mereka kembali. Apalagi mengurus tiga anak sangat menguras tenaga.

Alhamdulillah hingga hari ini, saya masih sehat. Meskipun jelas lebih lelah dibanding saat ada ART. Buat sahabat ismi yang ingin tahu bagaimana caranya agar tidak sakit selama menunggu ART balik, yuk lanjut baca tulisan ini.

1. Buat jadwal harian

Jadwal harian cukup penting mengingat pekerjaan domestik harus terselesaikan sehingga tidak menumpuk. Jadwal harian ini bukan hanya jadwal saya saja, tapi juga jadwal anak-anak. Harapannya, dengan jadwal yang rutin, akan memudahkan anak-anak untuk mengikuti jadwalnya, tanpa rewel dan disuruh berkali-kali oleh orangtuanya. Dengan demikian, energi orangtua juga tidak terkuras.

2. Bagi tugas dengan pasangan

Tips kedua ini sangat penting. Pembagian tugas sudah kami lakukan sejak saya masih hamil anak pertama. Saat itu saya dan suami sama-sama bekerja. Kehamilan tentu membuat tubuh saya lebih lelah. Alhamdulillah suami bersedia berbagi tugas.

Agar work from home efektif
Si bungsu nemenin ayahnya work from home

Setelah punya anak, selama tidak ada ART, otomatis pembagian tugas juga dilakukan. Hampir dua minggu ini, suami bagian mengasuh si bungsu di pagi hari dan menyiapkan kakak sekolah. Saya bagian memasak, beberes rumah, menyapu, menyiram tanaman. Kalau enggak sempat masak atau lagi capek, kami beli lauk secara online.

Pada siang hari, suami menyuapi si kecil. Sedangkan saya sore harinya. Si bungsu kadang mandi sore dengan saya, kadang dengan suami. Kalau kakak-kakak sih fleksibel karena sudah lebih mandiri.

Lanjut di malam hari saya menjemur pakaian, suami yang melipat. Tapi karena suami beberapa kali menunda, sekarang saya yang melipat pakaian, sedangkan suami yang menjemur.

Sebenarnya saat ini masih ada sopir ibu saya yang ikut membantu. Ia menyapu dan mengepel di beberapa area, dan ikut mencuci piring. Saya dan suami juga mencuci piring. Urusan cuci, jemur, lipat pilahan sampah, saya yang lakukan. Memberi makan kucing gantian siapa saja bisa melakukan.

3. Ajak anak untuk ikut membantu

Anak-anak tentu saya libatkan. Terutama anak pertama dan kedua. Mereka membereskan kamar, dan sesekali menyapu dan mengepel kamar. Kalau anak pertama sekolah, maka anak kedua yang membantu saya memasak. Ia bantu mengupas bawang dan memotong sayuran.

Kalau anak pertama libur, ia juga ikut membantu memasak. Saat weekend, suami juga turun ke dapur. Bahkan saat wfh -nya selo, ia saya minta untuk mengulek bumbu halus.

4. Persiapkan segala hal di malam hari

Agar esok hari tidak kemrungsung, saya menyiapkan beberapa hal di malam hari. Seperti minum dan bekal kakak untuk sekolah. Kakak juga menyiapkan isi tas dan bajunya di malah hari.

Selain itu, saya sudah memikirkan besok mau masak apa. Misal sudah punya bahannya, saya akan menurunkan stok protein dari freezer ke kulkas bawah di malam hari. Untuk food prep, terus terang belum saya lakukan lagi.

5. Buat list menu masakan

List menu masakan ini sebenarnya tidak saya buat secara mingguan. Melainkan harian saja. Paling di awang-awang gitu dalam seminggu mau masak apa. Lalu malamnya memutuskan oh besok mau masak X, maka harus belanja bahan ini dan itu. Yang belanja biasanya sopir sekalian saat antar kakak sekolah. Kadang saya juga belanja via online di aplikasi grocery.

6. Kalau lelah, istirahat

Jujur, saya masih bisa tidur siang selama ART belum balik. Setelah makan siang dan salat zuhur, saya izin tidur dulu ke suami. Makanya biasanya si bungsu makan siang bersama ayahnya. Nanti setelah selesai, ia main bersama kakak-kakaknya, ditemani sopir dan suami yang sedang wfh.

Saya memang terbiasa tidur siang agar badan enggak kelelahan di sore dan malam hari. Sorenya, saya sempat pergi beberapa kali sendirian atau bersama anak.

Salon khusus perempuan di depok
Istirahat sekaligus quality time bareng anak

Saya memang berencana pijat setelah lebaran. Sempat juga nemenin anak potong rambut, dan akhirnya ikut potong juga.

7. Optimalkan imunmu dengan Immune Booster Paling Pas

Tips nomor tujuh ini jarang dilakukan oleh para ibu. Mungkin mereka merasa makan saja sudah cukup. Apalagi kadang harus menghabiskan makanan sisa anak, harapannya imun pasti bagus jika makan banyak.

Padahal belum tentu. Makan banyak tidak menjamin saya tahan tubuh seseorang. Kecuali makanannya bergizi seimbang, no gorengan. Lha kalau masih makan junk food, gorengan, karbo dan lemak tinggi, kyaa yang ada jadi mudah sakit.

Saya punya rekomendasi untuk optimalkan imunmu dengan imun booster paling lengkap, paling praktis, paling enak, dan paling pas! Imun booster tersebut bernama Opme Optimun. Bagaimana pengalaman saya setelah mengonsumsi ya selama hampir dua minggu, sejak lebaran?

Optimalkan Imunmu Saat Tidak Ada ART, Pengalaman Konsumsi Pome Optimun

Berat produk: 240 gr

Isi : 60 butir @ 4 gr

Pome Optimun membantu optimalkan sistem imun dan memudahkan sahabat ismi agar tidak mudah sakit tanpa harus mengonsumsi obat-obatan atau suplemen lainnya. Formulasinya khusus sehingga dapat memenuhi kebutuhan harian sahabat ismi. Penasaran dengan kandungannya? Lanjut baca ya.

Kemasan Travel Frienly dan Estetik

Optimalkan Imunmu tanpa asisten rumah tangga

Saya langsung jatuh hati saat pertama kali melihat kemasan Pome Optimun. Kemasan luarnya dari kardus berwarna ungu gitu. Ternyata saat dibuka, botol dalamnya berwarna bening dengan stiker label berwarna ungu juga.

Tutup botol mudah dibuka yaitu cukup dengan cara memutarnya. Ukurannya travel friendly sehingga bisa dimasukkan ke dalam tas.

Dari luar botol terlihat isi botol yaitu berupa gummy berwarna cokelat kehitaman. Bentuknya segitiga sama sisi gitu.

Menurut saya, Pome Optimun ini cocok dijadikan sebagai hadiah untuk sahabat atau keluarga. Bisa banget nih kirim hampers isi imun booster paling praktis dan paling lengkap ini.

Komposisi

Optimalkan Imunmu dengan imun booster paling pas

Pome Optimun merupakan gummy /permen kenyal pertama di dunia yang memiliki kandungan ekstrak Black Elderberry dan ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera), lengkap diperkaya dengan vitamin C, vitamin D3, zink dan selenium.

Pome Optimum mengandung Air, Sirup Fruktosa, Gula, Vitamin C, Vitamin D3, Zinc Picolinate, L-Selenomethionine,Pembentuk Gel Pektin, Ekstrak Elderberry, Ekstrak Daun Kelor, Pengatur Keasaman (Asam Sitrat, Trinatrium Sitrat), Perisa Identik Yuzu, Perisa Sintetik Mint.

Masing-masing kandungan punya manfaat bagus untuk tubuh, antara lain:

– Mengandung Ekstrak Black European Elderberry (10% Antosianin) yang kaya akan antioksidan

– Mengandung Ekstrak Daun Kelor yang punya kandungan vitamin C lima kali lebih banyak dari buah Jeruk

– Mengandung jenis Vitamin D3, Zink dan Selenium yang lebih mudah diserap oleh tubuh

Semua kandungan tadi tentu berfungsi sebagai imun booster agar daya tahan tubuh selalu terjaga. Jelas bahwa Pome Optimum adalah imun booster yang saya butuhkan selama ART belum kembali.

Sebagai informasi, Pome Optimun bukan vegan, tapi bisa di konsumsi vegetarian.

Tekstur dan Rasa

Flavour /rasa : Fruity Yuzu Flavor, with refreshing mint aftertaste.

Optimalkan Imunmu dengan Permen kenyal untuk imun

Karena bentuk Pome Optimun berupa gummy, tentu saja teksturnya kenyal. Lembut dan mudah dikunyah. Rasanya manis asam seperti rasa beberapa ekstrak herbal yang dikandungnya.

Oh ya, karena ada perisa sintetik mint, saya juga merasakan ada sensasi mint saat mengunyah Pome Optimun.

Anjuran Konsumsi

Anjuran pemakaian Pome Optimun adalah 2 gummies /hari. Lebih detailnya, untuk usia 5 tahun hingga 10 tahun : 1 gummy per hari dan untuk usia 10 tahun keatas : 2 gummy per hari

Pome Optimun bisa dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, tapi disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter pribadi.

Harganya?

Sahabat ismi pasti bertanya-tanya berapa sih harga sebotol Pome Optimun. Jawabannya adalah 165 ribu rupiah. Harga yang affordable dengan segudang manfaat.

Kenapa harus konsumsi Pome Optimun?

Ada beberapa alasan dan keunggulan Pome Optimun sehingga saya mempercayakan terjaganya imunitas tubuh kepada produk tersebut, yaitu:

– Secara optimal memenuhi kebutuhan nutrisi untuk perkuat sistem imun dan aman dikonsumsi setiap hari.

– Diformulasikan dengan bahan-bahan terbaik dari Indonesia, Eropa dan USA.

– Komposisinya mengandung antioksidan yang dibutuhkan untuk menangkal radikal bebas dan memperkuat imun.

– Warna asli alami dari kandungan Antosianin buah Elderberry.

– Lezat, praktis, mudah untuk dibawa dan dikonsumsi kemanapun.

– 100% Made in Indonesia, with world’s best ingredients.

– Pome Optimun saat ini masih dalam proses pendaftaran Halal MUI dan BPOM (namun sudah lulus uji keamanan dan mutu)

Review Konsumsi Pome Optimun Selama Hampir 2 Minggu

Optimalkan Imunmu setelah lebaran

Saya sudah mengonsumsi Pome Optimun selama 12 hari sejak lebaran. Memang sih kadang bolong-bolong. Dan kadang hanya konsumsi 1 gummy dalam sehari. Tapi dengan pola konsumsi yang tidak rutin pun saya sudah merasakan menfaatnya.

Yang jelas saya tidak jatuh sakit selama ditinggal ART mudik. Saat psikis saya down setelah ditipu, saya bahkan bisa tidur nyenyak di malam hari.

Entah ada hubungannya atau tidak, yang jelas insomnia saya berkurang. Yang biasanya saya sering terbangun di malam hari, semenjak konsumsi Pome Optimun saya bisa tidur 6 jam tanpa jeda. Hanya terbangun 1x untuk ke kamar mandi, dan 1x untuk salat subuh. Sebuah manfaat luar biasa yang tidak saya duga.

Oh ya, sebenarnya saya sempat terkena sariawan di mulut. Tapi dalam hitungan enggak sampai 2 hari sudah sembuh. Kalau ini jelas ada hubungannnya dengan Pome Optimun karena mengandung vitamin C 5x lebih banyak daripada buah jeruk. Benar-benar terasa optimalkan imunmu setelah konsumsi Pome Optimun.

Biasanya saya merasakan kelelahan yang luar biasa ketika tanpa ART. Tapi alhamdulillah selama ditinggal ART mudik kali ini, saya tidak terlalu merasa lelah. Tentunya ini ada hubungannya dengan konsumsi Pome Optimun selama hampir 2 minggu.

Saya berterima kasih pada Pome Optimun yang sudah menjadi imun booster paling pas. Rasanya enak, dengan bentuk permen kenyal yang mudah diterima oleh saya bahkan anak-anak saya juga ikutan mencoba.

Saya yakin kalau Pome Optimun juga bisa #OptimalkanImunmu para ibu yang saat ini masih ditinggal mudik oleh ART nya atau yang ART nya bahkan enggak balik lagi.

Untuk sahabat ismi yang masih penasaran dengan Pome Optimun, yuk kunjungi websitenya di www.getpome.com, dan media sosialnya di Instagram POME @getpome & @pomeinstitute

Yuk, optimalkan imunmu agar tidak sakit meskipun tanpa asisten rumah tangga.

(Visited 335 times, 1 visits today)
Facebooktwitterredditmail Nih buat jajan

48 thoughts on “Optimalkan Imunmu Saat ART Belum Balik

  1. Ayu Natih Widhiarini Reply

    pekerjaan rumah tangga memang pekerjaan yang melelahkan yaa mba. Apalagi kalau to do list nya banyak. Cucian numpuk, anak rewel. Adanya ART bakalan membantu banget. Tapi yaa gitu, cari ART susah-susah gampang zaman sekarang.

    Nah sebagai gantinya kita harus tetap sehat dan fit agar bisa mengerjakan semua tugas rumah tangga dengan baik. Pome Optimum jadi solusi yang tepat ya mba, harga terjangkau, rasanya enak, kandungan bergizi, dan 1 botol dapat banyak. Lumayan untuk dikonsumsi semua anggota keluarga

  2. Ana Ike Reply

    Urusan ART ini memang sangat menguras pikiran ya, bun, haha.
    Dilema banget kalau udah mendekati lebaran dan ART nggak kasih kepastian bisa balik atau nggak. Temen-temenku pada gitu soalnya.
    Jadilah mereka harap-harap cemas antara nunggu ART dan mengurusi kerjaan rumah. Untungnya sih ada Pome Optimun nih, biar gak drop banget imunnya selama ART mudik

  3. Dian Restu Agustina Reply

    Semangat Mbak,,semoga segera dapat ART yang diharapkan ya..
    Itu ART yang mau lanjut kuliah padahal sudah dikasih THR setara gaji 1 tahun , kok enggak balik. Kebangetan!
    Yang satu lagi pakai nipu minta transferan pula…Semoga nanti balik jadi rezeki lainnya ya
    Kalau lagi repot begini memang immune booster seperti POME akan bermanfaat sekali.

  4. tukang jalan jajan Reply

    Asisten Rumah Tangga belum balik artinya kerja keras terus ditingkatkan ya. Apalagi sekarang masa liburannya panjang. Kudu semangat betul buat ngerjain pekerjaan rumah. perlu booster imun yang kece kaya Pome Optimun

    • Linda Puspita Dewi Reply

      Wah sulit juga ya kak cari ART yang benar benar baik dan jujur. Untungnya punya booster imun yang menunjang jadi bisa strong menghadapi hari

  5. YSalma Reply

    Menemukan ART yang cocok dan amanah itu panjang perjalanannya ya. Udah cocok, ternyata dia nggak bisa balik krn ada urusan pribadi atau keluarga. Imun tubuh kudu dijaga agar selalu bagus agar pekerjaan rumah tetap berjalan baik.
    Alahmdulillah sudah ketemu ART yg baru.
    Semoga ART yg nipu dapat hidayah.

  6. Putu Felisia Reply

    Nyari ART susah, ya, Mbak. Apalagi di Bali yang masyarakatnya lekat dengan upacara adat. Dulu, ART saya cuma bisa kerja dua minggu dalam sebulan. Sisanya ngayah di kampung.

  7. nurulrahma Reply

    Wahhh, keberadaan ART memang signifikan banget ya mbaaa
    Alhamdulillah ada Pome yg bisa bantu menjaga dan memperkuat imun tubuh.
    semogaaaa sehat selaluuu ya mba

  8. T. Retno Reply

    Ya ampuuun, Mbaaaak… aku jadi emosi baca tentang kelakuan si ART itu. Heuheu…kalo anak-anak masih kecil emang rempong banget ya tanpa ART. Pernah ngerasain repotnya nyari ART yang bener dan jujur. Dulu pernah dapat ART yang hobi ngambil duit di rumah >.< Semoga segera dapat ART baru yang rajin dan jujur.

    Jaga kesehatan ya, Mbak. Eh tapi udah ada Pome mah imun tubuh bisa lebih terjaga ya ๐Ÿ™‚

  9. Lintang Reply

    Ya ampun mbaa, i feel you banget emang drama per ART an. Aku juga udah kenyang hahaha. Aku juga selama ditinggal ART pun harus bahu membahu dengan suami dan anak-anak. Kami bikin list tugas gitu. Emang baiknya konsumsi Pome Optimun ini yah untuk meningkatkan imunitas. Biar kalo capek ga gampang drop.

  10. lendyagassi Reply

    Tanpa ART, roda kehidupan pun tetap harus berjalan yaa, kak Dian.
    Karena ART memang orang lain dan sifatnya membantu. Kalau terlalu bergantung, pas gak ada jadi super sedih.
    Bener sekali, kak Dian. Dengan komunikasi produktif terhadap suami dan anak-anak, in syaa Allah tanpa ART semakin bahagia. Yang utama adalah sehat fisik. Menggunakan Pome Optimun, ciptakan suasana kondusif untuk saling menjaga.

  11. Dian Reply

    Pasca libur lebaran, selalu ada yang mengalami drama art belum balik ya mbak
    Pastinya saat art belum balik, kita jadi lebih sibuk
    Makanya butuh Pome Optimum untuk tetap menjaga imun tubuh

    • Dian Reply

      ART belum balik pasca libur lebaran, bikin gad dig dug ya mbak
      Banyak kerjAAN Yang hatus dilakukan
      Makanya perlu konsumsi Pome Optimum ini

  12. Nurul Sufitri Reply

    Wah, urusan ART terkadang bikin pusing kepala hihihi ๐Ÿ™‚ Kalau udah capek berbenah rumah, imun bisa turun saking terlalu banyak pekerjaan rumah tangga yang mesti diselesaikan. Kalau aku ART pas libur rebaran biasanya anak2ku bergantian menjemur pakaian, aku yang mencuci (dengan mesin dan ada juga baju khusus secara manual). Suami menyiram tanaman dll. Ada Pome Optimum membantu banget menjaga daya tahan tubuh kita ya, aku mau coba ah.

  13. Yuni Bint Saniro Reply

    Widih. Bisa gitu ya, ART yang udah pernah kerja ke kita malah begitu tega menipu. Seolah ngelunjak karena merasa dibutuhkan ya, Kak. Sehat-sehat, Kak. Kalau ART belum datang emang kudu setrong melakukan pekerjaan rumah bareng keluarga. Kalau perlu lengkapi sama imun booster kayak Pome Optimun.

  14. Yeni Sovia Reply

    Ya Allah ART banyak dramanya ya mba. Tentang ART pertama yang kuliah itu, aku seneng dia kuliah cuma aku kurang seneng kalau dia ngasih tahu berhentinya mendadak. Itu juga setelah kita yang nanya duluan ya. Padahal kita udah punya banyak rencana ya.

    Dan aku lebih sebel lagi ama ART yang ke dua yang juga PHP terus nipu transfer uang. Ahhhh kita itu suka baik ama orang ya mba. Tapi suka sebel kalau ketemu orang yg manfaatin kebaikan kita.

  15. Fenni Bungsu Reply

    Banyak lika-likunya ya mbak dalam mencari ART yang amanah.
    Walau sudah kenal, belum tentu benar-benar oke ya. Semangat selalu mbak Is

  16. Artha Reply

    Senengnya suami mau diajak kerjasama urus kerjaan rumah selagi art belum bisa diandalkan karena belum balik. Sebel juga baca kisah ditipu art yg minta transferan uang. Kok ada yaa yg model begitu. Untung yaa ada suplemen yg jd booster biar tetep fit sekeluarga selagi ada masalah soal art

  17. Rahmah Reply

    Rasanya enak
    Warna kemasan itu favorit karena ungu
    Bahannya aman dan kaya khasiat
    Plus aman buat bumil dan busui
    Komplit deh

  18. Jihan Reply

    Duh bener bangett mbaa. Ngga ada ART tuh menguras tenaga bangett emang. Selain menguras emosi jugaa. Wkwkw jadi harus pinter2 jaga imunn

  19. Nyk Reply

    Lebaran biasanya memang ART pulang kampung ya mba. Sehingga pekerjaan rumah tangga kita yang handle. Bersyukur kalau anak dan suami membantu. Krn capek butuh asupan multivitamin agar tetap sehat. Itu ada di Pumo ya mba, bentuk permen kok aku penasaran sama rasa dan khasiatnya. Hehe

  20. Retno Reply

    Mbaak semoga uang yang udah terlanjur ditransfer itu dapat ganti yang jauh lebih baik…
    Btw aku juga ko sumsi POME Optimun ini. Asik ya, karena kaya ngunyah permen jelly ga berasa konsumsi suplemen atau vitamin..

  21. Ririn Wandes Melalak Cantik Reply

    Saat ART belum kembali dari mudik tentu harus stand by saat beberesan rumah ya. Imun pun harus terjaga dengan konsumsi ini. Bakalan dicobain juga deh biar makin semangat beraktifitas dan jalani rutinitas.

  22. Katerina Reply

    Drama ART ini memang beragam ya mbak, susah hati kalau sampai ditipu segala, kecewa pastinya. Meski dramanya ga enak tapi kita butuh. Apalagi kayak Mbak Dian yang anak-anaknya masih kecil dan belum bisa diandalkan penuh buat bantu urusan di rumah. Aku udah lama ga pakai ART karena anak-anak sudah pada remaja dan udah bisa bantu-bantu banyak urusan domestik. Intinya berbagi kerjaan, tapi gak ngoyo, santai aja. Pas bisa kerjakan, pas gak, ya lewatin dulu. Kalau lagi ga sempat masak, aku catering. Kalau lagi pengen masak, aku lepasin kerjaan lain, misal cucian kirim aja ke laundry. Kalau lagi bisa kerjakan semuanya sendiri, ya sambil dinikmati biar ga berasa capek. Dan memang penting sekali jaga imun di tengah banyaknya urusan harian di rumah. Jangan sampe lelah fisik lelah hati bikin kita sakit. Suplemen seperti Pome ini perlu ya, manfaatnya banyak buat kesehatan.

  23. Nia Haryanto Reply

    Iya banget ya, pastinya tanpa ART, tugas IRT jadi lebih berat. Jadinya bisa nurunin imun. Dan kalo sudah gitu, urgent banget konsumsi tambahan suplemen imun booster kayak Pome ini. Btw, penasaran deh. Kayaknya enak ya rasanya. ๐Ÿ˜€

  24. Suciarti Wahyuningtyas Reply

    Dopingnya para emak banget ini ya, apalagi untuk mereka yang ARTnya belum kembali dari kampung halaman. Karena emak itu harus selalu kuat dan tetap sehat, agar semua berjalan lancar di rumah. Jadi memang salah satu caranya ada bisa konsumsi Pome ini ya.

  25. Kartika Nugmalia Reply

    Ya ampuuun…emak emak anak tiga banget ya. Aku pun kalau udah kelelahan bener minta time out ke suami buat sekedar tidur siang. Alhamdulillahnya anak anak yang beranjak makin gede bisa lebih mandiri ya

  26. Eni Rahayu Reply

    Memang saat ini tuh sulit banget nyari ART yang bener-bener baik dan amanah. Semoga segera mendapatkan ART sesuai dengan harapan yaa. Semangat terus mbak

  27. Jiah Al Jafara Reply

    Cerita ART yang kurang ajar ternyata betulan ada, bukan sinetron ya, Mbak. Semoga habis ini dapat ART yang baik, amanah. Selama mereka gak ada, memang kudu bagi tugas sih. Btw aku juga udah coma Pome Optimun ini. Pas gak ribet buat dikonsumsi

  28. lendyagassi Reply

    Mohon maaf lahir batin, kak Dian.
    Rasanya sedih dan patah hati juga yaa.. kalau ada kabar ART gak balik bekerja kembali.
    Semoga senantiasa diberi kemudahan dan kesehatan kak Dian. Salah satu pilihan terbaik dengan konsumsi rutin Pome Optimun. Aku pun jadi kepo sama Pome yang orens setelah mencoba varian Pome Optimun yang ungu rasa buah Ekstrak Black Elderberry.

  29. Meykke Santoso Reply

    ART jaman now emang macam macam ya bentuknya tuh suka bikin ngelus dada ya Mba..alhamdulillah kalau punya pasangan yang bisa diajak kerjasama dan bagi tugas. Alhamdulillah lagi bisa punya vitamin kenyel kenyel macam yupi jadi makin semangat ngunyahnya tiap hari ya. Sehat sehat mbak sekeluarga yaaa

  30. echaimutenan Reply

    drama art ya mak
    aku belum pernah ngalami tapi baca ini dan baca review nanny jadi berasa juga emang kud banget sabar plus sehat saat punya bibi. apalagi kalau art nya belum balik kesel bener ya biar kehidupan kembali seperti biasa lagi huhuhu.

  31. Tuty Queen Reply

    Aku mau rekomendasikan Pome Optimum ini ke adik iparku mba, soalnya dia kalau luka lama banget sembuhnya dan baru-baru ini diperiksa hasilnya memang imun tubuh kurang

  32. Naqiyyah Syam Reply

    Pernah banget mengalami ART belum balik sedangkan anak-anak sakit, sempat stres banget deh! Alhamdulillah sekarang tanpa ART bisa “hidup” juga dan nyatanya aku bisa waras juga. Walau aku sarankan kalau masih punya balita mending ada ART deh hehe… semoga imun kita semua terjaga ya aku juga sedia Pome nih.

  33. Inuel Reply

    Bisa ya orang nipu kayak gitu, kayak nggak bakalan ada pembalasan aja kelak. Menemukan ART yang cocok memang nggak mudah, begitu juga menemukan majikan yang cocok juga nggak mudah. Semoga next ART baik, pinter ngaji dan pinter-pinter yang lain, yang penting sih jujur. Ah jadi inget kalau pernah jadi ART dimasa lalu haha.. InsyaAllah semua ada hikmahnya ya mbak.. Tetap sehat semangat ngerjain pekerjaan domestiknya ^^

  34. Syarifani Reply

    Lebaran itu adalah momen yang menyenangkan dan deg degan mba. Deg degan ditinggal ART. Udah pernah ngalamin di PHPin ART pas si kembar masih bayi. Janjinya mau balik abis lebaran, pas dihubungi susah banget๐Ÿ˜ช
    Sekarang malah bolak-balik kontak nawarin kerjaan di saat udah ngga butuh. Hadeh kemana aja elo ๐Ÿ˜ฎโ€๐Ÿ’จ

    Sejak saat itu udah ngga pernah percaya lagi sama janji ART, terutama yang kampungnya jauh. Mending cari yang pulang pergi, rumahnya deket sini biar ngga banyak alasan.

    Saran dari teman, untuk THR sebaiknya kasih separuhnya atau 30%nya dulu mba, nanti setelah beneran balik baru dikasih seluruhnya. Soalnya kalo udah bawa duit banyak, ya gitu itu penyakitnya.

    Buat pekerjaan domestik sementara dialihkan ke pihak ketiga aja biar ngga kecapean mba, sambil dibantu makan POME. Semangat mbaa

  35. ANTUNG APRIANA Reply

    drama ART ini memang macam-macam ya, mbak, terutama di musim lebaran kayak sekarang. Sering banget saya baca cerita ART yang nggak balik lagi setelah mudik. Semoga saja bisa segera ketemu pengganti yang amanah ya, mbak

  36. hamimeha Reply

    Masya Allah ya drama per ART an ini. Aku pribadi sejak d rumah ortu tak ada ART sih. Paling rewang itupun bantuin sebagai pegawai kami mengurus dagangan. Meskipun kerjaannya d dapur juga.

    Ehm…aku bisa bayangin keselnya ibuku waktu itu pernh juga ada yg katanya mau kerja sama beliau minta d tf dulu buat ongkos katanya . Eh ternyata eh ternyata… ya bgtulah membaca ulasan mbak dian jadi ikut gemes

  37. Dedew Reply

    Bentuk suplemen nya unik ya bentuknya gummy jadi enak dikunyah oleh anak juga rasanya pun asam manis dan berkhasiat nggak kayak permen yang merusak gigi

  38. Mirna Puji Rahayu Reply

    Wah iya ya drama ART gak balik itu sesuatu setelah libur lebaran, alhamdulilah ARTku balik sih, cuma pas belum masuk itu struggle banget ya mba, kudu strong terus makanya butuh asupan imun yang bagus

  39. Narasi Nia Reply

    Ketika ditinggal mbak mudik, pasti bakalan jarang pefnag hp. Karena pekerjaan rumah yang numpuk, pasti karrna gaka da yang bantuin juga. Makanya daya tahan tubuh gak boleh kendor biar lebaran tetap bisa silaturahmi dengan fit dan bugar

  40. Phai Yunita S Wijaya Reply

    Drama ART rupanya ada dimana-mana ya Kak. Aku belum pernah ngalamin yang kayak gini, so far so good alhamdulillah. Tapi yaa kalau drama kayak ngasuh anak pakai hape gt aku udah biasa. Semoga dapat ART yang baik bismillah. Yuk minum Pome imun aja deh biar jadi emak strong tanpa ART haha.

  41. Rudi Soedjono Reply

    Bener, Mbak. Pekerjaan domestik mah g ada habisnya. pakai ART serbasalah. Bisa terbantu kadang juga tertipu kayak Mbak. Makasih ya tipsnya bermanfaat banget. Semangat!

  42. iputpj Reply

    Aku pribadi si belom pernah pengalaman pake ART karena kondisi belom memadai hihi ternyata karakter art itu beragam dan harus waspada ya mba , harus pintar atur strategi agar imun terjaga kerjaan rumah beres semua

  43. Eni Martini Reply

    Aku belum pernah punya ART, tapi bisa bayangin yang terbiasa punya lalu ditinggal mudik sementara tugas meruyak. Bener-bener butuh imun tinggi biar ibu tetap kuat ya mba

  44. Jihan Reply

    Ngerasain bangett gk ada ART badan rasanya kayak kebelah2 :((( kemarin udah sempet drop sampe masuk virus apa aja itu, mulai dari flu sampai mata. huhu perlu deh kayakni akuu minum booster

Leave a Reply

Your email address will not be published.