Bosphorus Cruise di Istanbul, Turki

Facebooktwitterredditmail

Bosphorus Cruise di Istanbul, Turki
Mendengar kata cruise, apa yang sahabat ismi pikirkan? Naik kapal pesiar berkeliling benua Eropa? Atau tur kapal pesiar ke berbagai negara?

Yang jelas, untuk mengikuti tur cruise, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Makanya tur cruise sebenarnya tidak termasuk dalam daftar bucket list ku.

Siapa sangka, aku justru berkesempatan merasakan tur cruise, ketika di Turki. Yup, menyusuri Selat Bosphorus yang begitu terkenal.

Siapa sih yang enggak kenal dengan Selat Bosphorus? Selat yang menghubungkan Turki Asia dengan Turki Eropa. Selat yang menghubungkan Laut Marmara di Asia dengan Laut Hitam di Eropa.

Dikutip dari Wikipedia, Selat Bosphorus ini memiliki panjang 30 km, dengan lebar maksimum 3.700 meter pada bagian utara, dan minimum 750 meter antara Anadoluhisarı dan Rumelihisarı. Kedalamannya bervariasi antara 36 sampai 124 meter.

Ada dua jembatan yang menyebrangi Selat Bosporus, yaitu Jembatan Bosporus dengan panjang 1.074 meter dan diselesaikan pada 1973.

Bosphorus Cruise
Jembatan Fatih Sultan Mehmet dengan pemandangan Selat Bosphorus. Foto dokumentasi pribadi

Yang kedua, Jembatan Fatih Sultan Mehmet dengan panjang 1.090 meter dan diselesaikan pada tahun 1988. Jembatan Fatih Sultan Mehmed terletak kurang lebih 5 km sebelah utara Jembatan Bosphorus.

Jembatan Fatih Sultan Mehmet
Di seberang kanan adalah Jembatan Fatih Sultan Mehmet

Saat tur ke Turki, aku dan teman-teman rombongan, sempat berhenti di Jembatan Fatih Sultan Mehmed. Kami turun dari bus untuk menikmati pemandangan. Masyaallah, indah sekali. Selain langit Turki yang menawan, pemandangan Selat Bosphorus juga luar biasa.

Bosphorus Cruise Jembatan
Pemandangan di seberang Jembatan Fatih Sultan Mehmet

Sebenarnya, jadwal menyusuri Selat Bosphorus ada di hari pertama. Tapi karena satu dan lain hal, kami hanya bisa menikmati makan malam dari pinggir Selat Bosphorus saja. Beberapa hari kemudian, kami baru menaiki kapal melewati selat tersebut.

Aku masih ingat sekali, saat itu sore hari. Aku dan teman-teman rombongan berjalan kaki menuju dermaga. Sepanjang mata memandang, ada banyak kapal yang tertambat di dermaga. Menunggu para wisatawan tiba.

Pemandu tur mengisyaratkan agar kami naik satu per satu ke atas kapal. Langit masih cerah saat kami berangkat. Alhamdulillah, meskipun udara dingin, tapi Turki tidak sedang hujan, dan tidak pula bersalju.

Apa yang Bisa Dilakukan di Atas Bosphorus Cruise?

1. Memberi Makan Camar

Salah seorang mahasiswa Indonesia yang kuliah di Turki mengatakan agar menikmati keindahan Selat Bosphorus dari atas. Oleh karena itu, aku mengikuti beberapa teman yang memilih naik ke dek atas.

Siapa kira, kondisi di dek atas sangat bergoyang. Aku nyaris jatuh kalau tidak berpegangan ke kapal, atau tidak duduk. Bukan hanya itu, meskipun Turki tidak sedang turun salju, tapi angin di Turki sangat dingin dan kencang.

Aku yang sudah pakai baju tiga lapis, masih saja kedinginan. Sampai-sampai kain hangat yang sempat dibeli di Bursa, aku pakai untuk menutupi badanku. Itupun masih kedinginan.

Turki bagian Eropa
Burung camar yang beterbangan di atas langit Selat Bosphorus

Benar kata mahasiswa itu, saat berada di dek atas, ada banyak burung camar beterbangan. Mereka mencari makan dari roti yang dilemparkan oleh wisatawan. Cantik dan menarik.

Aktivitas memberi makan burung camar membutuhkan keseimbangan tubuh. Oleh karena itu, aku dan teman-teman rombongan tur harus berhati-hati ketika berdiri di dek.

Setelah roti habis, aku duduk di sofa yang terletak di pinggir kapal. Aku nikmati pemandangan menakjubkan dari atas Bosphorus Cruise. Masyaallah, Selat Bosphorus luas sekali.

Bosphorus Cruise di Istanbul
Kelihatan enggak? Ada tiga burung camar di belakangku

Aku bisa melihat kota Istanbul yang padat di kejauhan. Aku juga bisa melihat bangunan masjid khas Turki yang berdiri dengan gagah di kejauhan.

Selat Bosphorus penghubung Turki Asia dan Eropa
Bangunan masjid khas Turki dan Jembatan Bosphorus dari kejauhan

Kapal juga sempat melewati bawah Jembatan Bosphorus. Sebelum akhirnya berputar kembali menuju dermaga semula.

2. Foto-foto Berlatar Selat Bosphorus dan Istanbul

Tentu saja semua keajaiban pemandangan alam tadi aku abadikan melalui kamera. Lihat deh betapa memesonanya alam yang Allah ciptakan. Membayangkan berada di antara dua benua saja sudah membuatku berkaca-kaca.

Laut Marmara
Memandang Istanbul dari kejauhan

Masyaallah, Eropa dan Asia hanya berbatas selat. Bahkan bisa diseberangi dalam hitungan jam saja.

Bosphorus Cruise
Di belakangku ada kapal lain yang juga sedang berlayar

Aku dan beberapa temanku berfoto dengan berbagai gaya. Sambil menahan dingin yang mulai menusuk ke tulang.

3. Ngopi atau Ngeteh di Dalam Kapal

Karena kedinginan, aku dan teman-teman dari dek atas bergegas menuruni tangga menuju bagian dalam kapal. Kondisi di dek tengah lebih hangat karena pinggir kapal tertutup rapat oleh jendela transparan.

Bosphorus Cruise kapal
Suasana di dek tengah

Kami masih bisa menikmati suasana indah Selat Bosphorus, tapi tidak kedinginan. Di kapal tersebut, bahkan terdapat bar yang menjual aneka makanan dan minuman. Sebut saja kopi dan teh Turki, cokelat hangat, serta camilan.

Aku sempat melihat salah satu anggota tur membeli camilan dan minuman hangat. Sementara diriku harus puas meneguk air putih yang sudah dingin karena pengaruh udara di Turki.

Berhemat menjadi jalan ninjaku, agar tetap bisa membeli oleh-oleh dan pulang ke Indonesia dalam keadaan masih mempunyai uang Lira.

Kami berada di atas kapal lumayan lama. Mungkin sekitar 1- 2 jam. Mulai dari langit masih cerah, sampai senja datang. Langit menjadi kuning kemerahan. Masyaallah, Selat Bosphorus semakin indah kala senja.

Selat Bosphorus Turki

Dari kejauhan, aku juga melihat kapal-kapal lain yang sedang berlayar. Terbayang di masa lalu, selat ini ramai oleh para pedagang, atau pelayar yang berkepentingan.

Alhamdulillah, kapal menepi dengan selamat. Aku dan teman-teman turun satu per satu. Kami harus berpegangan agar tidak jatuh saat turun dari kapal. Maklum, ombak airnya cukup kencang.

Hari itu, lagi-lagi aku merasa beruntung dan sangat bersyukur. Aku sempat mendengar bahwa tidak semua wisatawan bisa berlayar di Selat Bosphorus.

Selat Bosphorus
Bonus foto, Selat Bosphorus dilihat dari Topkapi Palace

Cuaca dan angin yang tidak menentu kadang menjadi penghalang. Oleh karena itu, Bosphorus Cruise memang termasuk wisata yang tergantung kondisi cuaca saat akan berangkat.

Terima kasih kepada sahabat ismi yang sudah membaca ceritaku sampai akhir. InsyaAllah selanjutnya aku akan menuliskan tentang kuliner Turki. Termasuk ikan kukus enak di resto dengan pemandangan menghadap Selat Bosphorus.

Buat sahabat ismi, aku kasih bonus video saat Bosphorus Cruise ya😁

(Visited 132 times, 1 visits today)
Facebooktwitterredditmail Nih buat jajan

15 thoughts on “Bosphorus Cruise di Istanbul, Turki

  1. Mualimah Reply

    Ngerti nama2 tempat ini gara2 baca wattpad.. jadi bayangin nuansa romance 🤣🤣

    Oh ya, mampir ke blog sy jg ya Bund

  2. Rindang Yuliani Reply

    Mbak ya ampun menyennagkan sekali bisa travelling ke Turki bersama teman2. Semoga aku juga bisa ke sana suatu hari nanti. Terima kasih banyak sudah berbagi cerita ya, jadi semkain menyemangatiku untuk travelling ke negeri orang.

  3. Dian Safitri Reply

    aku mupeng….. ga mau nanya itu berapa biaya cruise nya. kebayang pasti mahal. wakakakaka…. aku mau berdoa dulu ah, semoga pandemi ini bisa segera berakhir, trus dapet rezeki semakin banyak untuk bisa ke Turki dan ikutan cruise gini. Romantis rasanya

    • dian.ismyama Post authorReply

      Mbak, aku terus terang enggak tahu biayanya. udah include dengan tur 10 hari di Turki, karena aku berangkat pake tur and travel agent

  4. nyi Penengah Dewanti Reply

    Rans Entertainment lagi ke Turki nih Kak, kemarin nikita mirzani juga ke Turki kayaknya turki jadi tempat andalan para artis nih lagi hapening. Eh baca di sini kak Dian cerita ke turki duh makin mupeng bisa ke Turki juga, aamiin. Indah semuanya ya Turki ini

  5. Khoirur Rohmah Reply

    Masyaallah mupeng banget Mbak Dian
    Jadi berasa diajak traveling Virtual deh.
    Bersyukur bnget sudah bisa sampai Turki dan mencoba aneka wisata atau kuliner di sana ya mbk.
    Smoga aku jga bis berkesempatan utk ke Turki juga dan melihat Selat Bosphorus juga hehhehe

  6. lendyagassi Reply

    MashaAllah~
    Melihat keindahan alam selama perjalanan melalui selat Bosphorus ini membuat kita semua banyak-banyak bersyukur atas keindahan alam ciptaan Allah.
    Semoga someday bisa melihat yang sama seperti kak Dian.

  7. Susindra Reply

    Sedingin itu ya Mbak, di sana. Wah ga bisa bayangin bagaimana jadinya diriku di sana. Tapi mungkin lebih menang perasaan bahagia bisa naik Bosphorus Cruise dengan semua pengalman yan mengesankan itu

  8. Nova Reply

    ya ampuun..jadi ngerasain disana ke turki. Semoga suatu saat bisa kesana..
    (baca sholawat sambil liat foto he2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *