Tips Melatih Kemandirian Anak dengan Mencuci Piring Sendiri

Facebooktwitterredditmail

Tips Melatih Kemandirian Anak dengan Mencuci Piring Sendiri

Suatu hari saat saya mengikuti trial di calon playgroup-nya putri saya, saya cukup kaget dengan kebiasaan yang dibangun di sana. Sejak playgrup, anak-anak dilatih untuk mencuci piring bekas makannya sendiri. Mereka menggunakan sabun dan spons cuci piring di semacam wastafel, lalu mencuci alat makannya dan menaruhnya di rak piring. Wuih langsung deh sekolah tersebut masuk list saya.

Melatih kemandirian anak memang dimulai dari hal-hal kecil, seperti merapikan tempat tidurnya sendiri, melipat baju, dan mencuci piring bekas makan. Anak saya termasuk yang sejak kecil sangat senang kalau boleh apa-apa sendiri. Bahkan pernah ada masa, dia nggak mau dipilihkan baju, nggak mau dipakaikan baju, nggak mau disuapin, pokoknya semua mau mandiri. Bundanya sih senang-senang saja, meski cukup pusing juga karena pakai baju jadi lebih lama, makan jadi berantakan, dan tentu saja was-was kalau hasil mencuci piringnya nggak bersih, hehe.

Ketika mendengar tentang tagline 3x cepat bersih dan 3x tahan lama, dari sabut spons Scocth- Brite, saya pun penasaran. Langsung deh ke minimarket terdekat untuk membelinya. Harapannya, kalau putri saya Najla memakai spons tersebut, maka cucian alat makannya akan bersih, sehingga saya nggak perlu khawatir ada sisa makanan atau sisa sabun di piringnya.

Apa saja sih keunggulan Sabut Spons Scocth-Brite?

Ternyata sabut terbuat dari serat dan mineral yang berkualitas. Bahkan sabut dibuat dengan teknologi yang ampuh membersihkan kotoran. Pantas saja banyak yang menyebut spons Scocth-Brite ini sebagai premium spons. Sesuai tagline-nya, kebersihannya 3x lipat, dan juga spons tersebut lebih tahan lama meski digunakan sesering mungkin. Meski premium, tapi harganya terjangkau lho.

Setelah mengetahui keunggulannya, saya pun menggunakannya dan mengganti sabut spons yang biasa digunakan kakak Najla. Untuk diri sendiri, saya memakai Sabut Spons Hijau Scotch-Brite untuk mencuci alat masak. Sedangkan kakak Najla memakai Sabut Spons Anti-Gores Scocth-Brite untuk mencuci alat makan, termasuk juga saya pakai untuk mencuci alat masak teflon/ anti-lengket.

Mengapa perlu memakai sabut yang tepat saat mencuci?

Foto dokumen pribadi

Sabut Spons Hijau (ID30) berbeda fungsi dengan Sabut Spons Anti-Gores (ID37), dimana seperti sudah saya ceritakan di atas bahwa yang hijau untuk alat masak biasa, sementara spons anti-gores ya khusus alat masak anti-lengket dan alat makan. Mengapa? Ya karena kalau kita memakai spons hijau untuk alat makan, wah bisa-bisa jadi tergores. Sama halnya kalau spons hijau dipakai untuk teflon, wuih nasib deh bakal ngelupas atau hilang bagian anti-lengketnya, dan berakibat jadi nggak anti-lengket lagi.

Saya jadi ingat pengalaman menyedihkan nih soal hal tersebut. Saat dulu saya masih bekerja di rumah sakit dan sedang hamil, praktis soal masak-memasak dihandle oleh asisten rumah tangga saya. Nah suatu hari saya heran kok sisa nasi di magic jar sangat lengket ketika akan saya bersihkan atau saya ambil nasi tersebut. Ternyata eh ternyata, lapisan anti-lengketnya sudah tergores, hiks. Sebabnya adalah ART saya yang nggak merendam terlebih dahulu tempat nasi tersebut sebelum dicuci. Alih-alih merendamnya agar sisa nasi terlepas, dia malah menggosoknya kuat-kuat dengan spons hijau bergantian dengan sabut stainless. Huaa, harusnya sabut stainless itu buat mencuci bawah wajan atau peralatan masak (bukan teflon) dengan noda membandel atau yang hitam-hitam bekas gosong, bukan mencuci peralatan masak anti-lengket. Kesal sekali kalau saya ingat saat itu. Jadi memilih sabut yang tepat itu sangat penting, agar peralatan makan dan alat masak kita menjadi terawat.

Testimoni

Kembali ke melatih kemandirian anak dengan mencuci piring sendiri. Semenjak kakak Najla memakai Sabut Spons Anti-Gores (ID37) level kebersihan alat makan yang dicucinya meningkat. Saya juga nggak melihat adanya goresan lagi di alat makannya, yeay! Sama halnya asisten rumah tangga saya sekarang yang juga memakai Sabut Spons Hijau (ID30) untuk mencuci alat masak lainnya, wuih jadi kinclong dan lebih bersinar. Teman-teman jangan sampai kebalik ya, sabut yang hijau untuk alat masak biasa, sementara yang anti-gores (berwarna pink) untuk mencuci alat makan/ Teflon.

Gambar diambil dari FP Scocth-Brite
Gambar diambil dari FP Scocth-Brite

Saya punya beberapa tips nih dalam melatih kemandirian anak dengan cara mencuci piringnya sendiri:

  1. Ceritakan kepada anak mengapa mereka perlu mencuci sendiri bekas alat makannya, dan mengapa kebersihan alat makan itu penting.
  2. Ajarkan pada anak acara mencuci yang benar, termasuk cara membersihkan spons yang benar (bisa disimak di www.britequeen.com bagian home cleaning & health)
  3. Beri contoh dengan mencuci sendiri alat makan kita, dan memastikan seluruh anggota keluarga juga mencuci piringnya sendiri, karena anak-anak adalah peniru ulung.
  4. Mengapresiasi usahanya untuk mandiri baik dengan pujian maupun ucapan terimakasih.

Nah, dengan anak belajar mandiri sejak kecil, kelak mereka akan terbiasa mencuci alat makannya sendiri, sehingga nggak merepotkan orangtuanya atau orang rumah. Mbak ART pun bisa lebih fokus untuk mencuci peralatan masak lainnya, โ€˜kan?

Yuk, kita latih mereka agar hidup mandiri:)

(Visited 266 times, 1 visits today)
Facebooktwitterredditmail Nih buat jajan

7 thoughts on “Tips Melatih Kemandirian Anak dengan Mencuci Piring Sendiri

  1. TS Reply

    pernah dengar juga.. kalau anak dilatih cuci piring jadi menjadikan dirinya belajar memisahkan gelas, piring, sendok.. sehingga dalam kehidupannya anak belajar mengelompokkan tiap masalah yang dialami

Leave a Reply

Your email address will not be published.