Pilihan yang Tepat Untuk Buah Hati

Facebooktwittergoogle_plusredditmail

Pilihan yang Tepat Untuk Buah Hati

Wah..sudah masuk bulan Ramadhan. Senang sih, bisa melalui masa-masa ini bersama keluarga lengkap, ada suami setiap weekend (maklumlah pelaku LDM :D), juga ada adik bayi dan kakaknya. Eh, tapi jelang lebaran nanti, biasanya akan ada sesuatu hal yang ditakuti para ibu-ibu kantoran atau ibu-ibu yang sedang melanjutkan sekolah kayak aku, yaitu ketika pengasuh anak harus pulang kampung. Betul kan, Bunda?

Untuk mengantisipasi hal ini, aku sudah mulai browsing lho, daycare yang terbaik dan terdekat lokasinya dengan kampusku. Mencari daycare itu, susah-susah gampang, ya mirip mencari jodohlah. Oleh karena itu, surveinya juga sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari. Sebenarnya, ini adalah yang pertama bagiku menitipkan baby koala di daycare, meskipun kakaknya pernah beberapa kali aku titipkan di daycare. Jadi, aku pun tidak begitu khawatir perihal layanan daycare yang mampu menjadi tempat bermain, belajar dan bersosialisasi untuk anak.

Kenapa aku pilih daycare?

Daycare menurutku adalah sebuah fasilitas atau lembaga yang mendukung visi dan misiku demi masa depan anakku. Fungsi utama tentu untuk menjaga anakku, tapi aku juga menginginkan nilai positif lebih untuk pertumbuhan dan perkembangan anakku. Disana dik bayi alias baby koala bisa mendapat pendidikan juga, diberi beberapa permainan sebagai stimulus untuk kecerdasannya, ia bisa berkreasi, belajar, serta berinteraksi sehingga ini baik untuk menjadikannya One Step Ahead Kids.

Bagi bunda-bunda yang baru pertama kali, dan juga sedang mencari daycare yang baik untuk anak, aku punya tips untuk memilih daycare yang perlu ibu ketahui untuk dijadikan pertimbangan. Diantaranya yaitu:

  1. Perhatikan reputasi daycare, cari tahu kejelasannya dengan detail seperti melalui situs web, lalu lihat bagaimana interaksi daycare tersebut dengan anak-anak di sana.
  2. Pilihlah daycare yang bisa memberi perhatian pada anak kita, suasananya hangat, lalu konsisten dan responsif.
  3. Survei langsung, lihat tempat daycare tersebut, apakah bersih, aman, memiliki koleksi mainan dan buku yang bagus serta ada area khusus bayi.
  4. Periksa pula semua kondisi seperti makanan yang disediakan, waktu tidur yang ditawarkan dan rekomendasi yang diberikan daycare jika anak sedang tidak sehat.
  5. Cobalah berkomunikasi dengan pengasuh di sana, karena dialah yang akan memberikan semua informasi terkait mengenai anak kita.
  6. Setelah melakukan itu semua, kita harus mempercaya intuisi kita sendiri. Bila ada yang mengganjal, coba diskusikan dengan suami dan buat keputusan bersama.

Begitulah Bunda, beberapa tips yang aku aplikasikan yang dikutip dari http://www.nutriclub.co.id/kategori/bayi/rutinitas-bayi/info-daycare-dan-tips-mencari-pengasuh-infal. Semoga bermanfaat ya, Bunda. Mohon maaf lahir dan batin, selamat menjalankan ibadah puasa:)

(Visited 139 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditmail

13 Comments

  • Omali June 6, 2016 Reply

    Kalau soal biaya berapa kisarannya ya mbak? Pernah juga pengen bawa anak ke daycare, tapi belum nemu yang sreg akhirnya di-daycare-in ama tetangga, hehehe.

    • dian.ismyama June 7, 2016 Reply

      Beda2 Mas, tapi kalau yang bagus memang 1juta ke atas. Mas Omali kota mana? Di perkotaan kayak Jakarta harga jelas lebih mahal

  • rahmiaziza.com June 6, 2016 Reply

    Daycare nya bagus bgt yg di poto ituu. Aku jg kepikiran nih barangkali sesekali aku hrs pergi agak lamaan tanpa anak, mau kutitipin daycare aja biar ga ngerepotin neneknya.

    • dian.ismyama June 7, 2016 Reply

      Hihi, itu aq banget. Pengalaman titipin pengasuh padahal cuma pergi 2 jam, eh anak jalan sdri nangis pe satpam=(, ditinggal 6 jam nangis2 katanya tapi ga lapor aq=(, di daycare aman, ga ngrepotin siapa2, tp kalau harian lebih mahal harganya biasanya=D

  • Khoirur Rohmah June 6, 2016 Reply

    Wehehehe belum punya baby… wkwkwkwk
    Tapi lebih menyenangkan kalo baby koala bisa berada d tempat baby daycare yg udah terbukti reputasinya. slain dia dpet bnyak hiburan, ibu juga tenang melakukan aktifitas2 yg sdng dkerjkan 😀

    • dian.ismyama June 7, 2016 Reply

      Iya benar…moga aja ga harus pe ke daycare ya..lihat nanti rewangnya masih betah kerja nggak=)

  • Witri Prasetyo Aji June 6, 2016 Reply

    Dititipin ke daycare memang lebuh aman ya, Bund…

    • dian.ismyama June 7, 2016 Reply

      Prinsipku kalau nggak ada yg ngawasin iya. Tp kalau ada yg ngawasin kayak sodara, ortu, dll, sama rewang juga oke aja

  • April Hamsa June 7, 2016 Reply

    Alhamdulillah saya juga udah mulai melirik daycare buat anak sulung, kalau yang kecil msh belum mau, Yg deket rumah kebetulan daycrenya masih baru, blm banyak anak, dan mainannya msh bagus dan lengkap hehe. Saya lbh milih daycare ketimbang pengasuh di rmh krn merasa lbh nyaman bnyk org di sana, jd anak saya gak ngrasa sendirian.

  • Uniek Kaswarganti June 7, 2016 Reply

    Emang kudu intens mengontrol anak ya saat dititipin daycare, gimana pengasuhnya dan apa saja yg bikin anak nyaman di sana. Kebetulan anak2ku titip sama eyangnya aja sih mba, plus ada bibik yg jaga mereka.

    • dian.ismyama June 7, 2016 Reply

      Iy Mbak benar..begitu kita ga sreg atau anak ga nyaman ya hrs dicari tahu penyebabnya

  • Helena June 8, 2016 Reply

    Terpikir buat coba nitip di daycare supaya emaknya ini ada me-time tapi masih cari-cari info. Harganya lumayan ya *dilemma*

Leave a Reply

error: Content is protected !!