Momen Bonding Bermakna Optimalkan Tumbang Buah Hati

Facebooktwitterredditmail

Bonding bersama buah hati tak melulu harus mahal seperti liburan, tapi juga bisa dari aktivitas sehari-hari. Dengan kata lain, semua ibu bisa melakukannya. Semua ibu punya kesempatan yang sama untuk membuat bonding jadi bermakna.

Orangtua zaman dulu bilang bahwa mereka bisa mengurus belasan anak tanpa ribet. Sedangkan zaman sekarang rata-rata pasangan di kota besar memiliki 1-2 anak saja. Mengapa? Karena sekarang orangtua menghadapi banyak tantangan. Selain dari kakek nenek, tetangga, juga ada tantangan dari media sosial. Padahal ada hal yang lebih penting yaitu membangun ikatan emosional dengan anak.

Terus terang, sebagai ibu tiga orang anak, menciptakan bonding atau ikatan emosional yang baik dengan anak itu susah-susah gampang. Di tengah kesibukan berperan sebagai ibu, istri, dan peran publik, saya harus membagi-bagi waktu.

Belum lagi jumlah anak yang lebih dari satu jelas berpengaruh. Saya harus meluangkan waktu berdua saja dengan si sulung, si tengah dan si bungsu, selain family time bersama seluruh anggota keluarga.

Sebagai informasi, survei dari 1000 ibu menunjukkan hasil bahwa 40%- nya yaitu 400 ibu mengalami kecemasan. Laku sebanyak 36% yaitu 360 mengalami stres karena tekanan media sosial.

Membandingkan milestone anak selama 1000 hari pertama itu memang penting agar orangtua bisa tahu kondisi anak, bisa lebih menstimulasi. Tapi overthinking yang berlebihan dapat membuat orangtua terutama ibu menjadi susah tidur dan mudah cemas.

Bonding anak dan orangtua

Oleh karena itu, di hari spesial yaitu Hari Ibu, Zwitsal sebagai brand yang sudah 50 tahun hadir dan dipercaya. meluncurkan kampanye spesial yaitu momen bonding bermakna. Zwitsal ingin meningkatkan awarness bahwa bonding bermakna lebih penting dibandingkan dengan milestone perkembangan anak orang lain.

Saat peluncuran #MomenBondingBermakna, psikolog Samanta menyampaikan hasil penelitian bahwa dari 208 moms milenial dan generasi z yang disurvei, sebanyak 88%-nya mengalami moms shaming.

Mengapa bisa demikian? Karena mekanisme pertahanan diri setiap individu adalah berusaha mengurangi overthinking dengan cara mencari kekurangan anak atau kekurangan ibu lain. Tujuannya adalah melindungi anaknya, atau agar anaknya tidak dibully.

Wow, sungguh hasil penelitian dan pernyataan yang bikin saya cukup syok. Selama ini ya saya tahunya ibu-ibu pem- bully itu hanya iri. Ternyata lebih dari itu, mereka insecure dan takut anaknya di- bully oleh orang lain sehingga akhirnya lebih dulu mem- bully anak / ibu lain.

Menciptakan Momen Bonding ala Nikita Willy dan Suami

Indra suami Nikita Willy

Salah satu panutan moms milenial dan generasi z adalah Nikita Willy dan suaminya. Niki beberapa kali membagikan parenting stylenya terkait tidur dan MPASI anak. Saya tentu saja penasaran, pernah enggak sih Niki mengalami apa yang ibu-ibu biasa alami? Seperti di- bully, atau berdebat dengan keluarga besar terkait parenting style -nya.

Dalam acara Zwitsal kemarin, Niki mengatakan bahwa tantangan terbesarnya selama menjadi ibu adalah menutup telinga dan mata dari omongan/komen negatif dari orang lain. Terutama soal parenting style. Maka selama parenting style Niki dengan suami satu pandangan, mereka akan jalan terus.

Sama halnya dengan yang disampaikan oleh suami Niki. “Kita enggak hidup di media sosial, jadi enggak usah baca komen negatif dari nitizen,” katanya.

Psikolog Samanta bilang bahwa enggak semua orang bisa seperti Niki dan suaminya. Ada orangtua yang enggak bisa begitu, tetap mendengar omongan orang.

Tentang parenting style, mungkin saja parenting style setiap orangtua beda-beda. Tapi kuncinya adalah niat. Bila sudah punya niat untuk menciptakan bonding dan memberikan yang terbaaik bagi anak, pasti segala cara bisa dilakukan. Karena manusia adaptif dan kreatif. Manusia dapat menciptakan cara baru sesuai kondisinya.

Contoh parenting style Niki dan suami adalah adanya rutinitas tepat dan pas untuk Isa. Misalnya tentang aturan/ adab makan. Sejak Isa (anaknya) berusia 3 bulan, ia memang belum bisa duduk di high chair. Tapi Niki selalu membawa stroler -nya di meja makan. Dengan kata lain, sejak Isa bayi, mereka sudah menerapkan breakfast bertiga. Bahkan kalau makan enggak ada ayahnya, Isa enggak mau makan karena sudah terbiasa makan sekeluarga.

Niki dan suaminya (Indra) keluar rumah saat anak tidur/ free time. Jadi sebisa mungkin saat lunch time bisa bersama-sama. Atau maksimal pulang jam 5 karena jam 5.30 Isa mau makan malam.

Lalu juga ada rutinitas sebelum tidur yaitu membaca buku, membaca doa, yang dilakukan bertiga. Setiap ayah punya kesibukan berbeda. Tapi kalau prioritasnya adalah bonding anak maka akan disempatkan. Misal tidur pagi/siang yang boboin Niki, maka nantinya yang bangunin ayahnya Isa.

Selain itu, sejak kecil Niki membiasakan Isa berada di tengah-tengah orang ramai, di tengah-tengah keluarga besar. Tapi Isa juga punya corner sendiri sehingga bisa main sendiri. Dampak positifnya adalah Niki bisa leluasa makan sembari mengawasi Isa bermain.

Psikolog Samanta menambahkan memang ada yang namanya independent play untuk anak dengan catatan tidak boleh ditinggal. Manfaat positif dari independent play adalah anak terbiasa punya kebebasan untuk merasakan kemandirian. Maka ketika tiba masanya transisi dari 18 bulan ke 3 tahun, belajarnya dari independent play.

Sahabat ismi mungkin pernah berpikir bahwa traveling dengan anak itu ribet. Sementara, Niki dan Indra justru sering traveling bersama Isa. Kok bisa ya? Rupanya mindset Niki tentang traveling adalah karena Niki suka traveling, suka liburan, ia ingin anaknya merasakan kesenangan yang orangtuanya rasakan. Dengan kata lain, mindset -nya menjadi mudah kok traveling sama anak, memang kadang riweh, tapi menyenangkan.

Tipsnya adalah cari pesawat yang waktu keberangkatannya sesuai dengan jam tidur anak sehingga anak enggak cranky. Bangun tidur sudah segar. Oleh karena itu, rutinitas memang sangat penting.

Niki menggaris bawahi pentingnya seorang ibu menciptakan bonding ke anak, dan seorang suami membangun bonding ke istrinya. Peran Indra begitu besar yaitu memberikan encourage agar lebih semangat. Hal ini penting dilakukan oleh suami ke istrinya.

5 Cara Bonding Dengan Anak di Rumah

Bonding terbaik tidak melulu liburan mewah atau 24/7 bersama anak. Bonding time sesungguhnya bisa simpel, tidak memakan banyak waktu, dan berkualitas.

Jadi bagi ibu pekerja, tak perlu khawatir kehilangan momen bonding dengan anak. Bahkan menurut penelitian, setiap anak butuh 10-20 detik dipeluk oleh orangtuanya. Tapi karena enggak mungkin dihitung detiknya, sehingga yang terpenting adalah menyempatkan untuk memeluk anak.

Selain itu, terdapat pula penelitian di 20 negara yang hasilnya menyatakan bahwa hormon oksitosin bisa meningkat saat bonding. Hormon ini tentu berperan penting bagi kebahagiaan anak dan orangtuanya.

Lalu, apa saja cara bonding dengan anak yang mudah dilakukan di rumah?

Contoh momen bonding di rumah bisa pada saat makan, memberikan susu, memandikan, memijat, membacakan buku, dan menyentuh/memeluk si kecil.

Bagi keluarga LDM, psikolog Samanta punya cara jitu yaitu membiasakan agar anak mendengar suara ayah. Bisa dengan cara video call. Kalau sibuk sehingga enggak bisa video call maka suara ayah bisa direkam dan diperdengarkan ke anak. Bau aroma ayah juga dapat diberikan ke bayi. Harapannya agar anak mengenali aroma ayahnya.

Bagaimana dengan gawai? Dapatkah gawai meningkatkan bonding dengan anak?

Menurut psikolog Samanta, gadget justru jadi distraksi bonding paling besar. Penelitian menyatakan bahwa gadget membuat anak tidak aman. Anak yang dipaparkan pada gadget terus menerus akan lebih cranky dibanding yang enggak dikasih gadget atau dibatasi screen time -nya.

Dengan kata lain, orangtua boleh memberikan gadget ketika anak sudah bisa bicara. Itupun tidak boleh yang kecil. Karena semakin kecil gadget /alat screen time yang digunakan, maka anak akan semakin individual.

Ada batasan screen time juga. Misal usia 3 tahun sudah lancar bicara. Maka anak boleh menonton di TV layar besar, dengan didampingi orangtua maksimal 30 menit. Usia 4 tahun boleh screen time selama 45 menit. Lalu di atas 6 tahun boleh dua jam dengan pendampingan. Kalau untuk medsos sesuaikan batasan usia per aplikasi. Tapi kalau scrol saja boleh asal didampingi.

Peran Zwitsal dalam Momen Bonding Bermakna

Cara bonding dengan anak

Saya mengenal Zwitsal sudah lama sekali. Seingat saya sejak melahirkan pertama kali yaitu 11 tahun yang lalu. Saya membeli sendiri sabun mandi Zwitsal. Selain itu, ada banyak kado dengan merek yang sama.

Zwitsal untuk pijat anak

Zwitsal sangat berperan dalam skin contact antara orangtua dan anak. Merawat bayi tentu daja menjadi momen bonding. Mulai dari memijat, memandikan, hingga melindungi kulit bayi dari gigitan nyamuk.

Di dalam produk-produk Zwitsal terdapat 4x probiotik moisturizer sehingga kulit bayi terawat lebih lembut dan sehat. Tentunya dengan wangi khas Zwitsal. Selain itu, kandungan minyak telon Zwitsal yang baru lebih hangat sehingga membantu bayi tidur lebih lelap dan ada anti nyamuknya.

Selain itu, ada kedekatan fisik dengan bayi ketika memakaikan produk Zwitsal. Seperti minyak telon bisa untuk pijat bayi agar merasa aman dan nyaman. Purpose dari Zwitsal hadir sekaligus bisa bonding time dengan anak.

Dalam rangka launching program #MomenBondingBermakna, Zwitsal mengadakan banyak acara. Mulai dari talkshow momen bonding bermakna bersama Nikita Willy, Indra dan Samanta. Hingga baby spa dengan 1000 ibu dan anak. Jumlah peserta 100 offline, sisanya 900 online.

Spa Bayi ala Zwitsal dan Mom N Jo

Manfaat pijat bayi

Sebagai informasi, Niki juga melakukan pijat bayi ke Isa. Saat tinggal di luar negeri, ia rajin belajar cara memijat dan spa bayi dari channel youtube. Sewaktu tinggal di Indonesia, bisa satu kali seminggu Niki memanggil baby spa.

Kapan pijat bayi dilakukan?

Idelanya, saat anak bangun tidur. Kalau mau sebelum tidur juga boleh tapi jangan ketika anak sangat mengantuk karena dikhawatirkan anak akan rewel. Jangan lupa beri jeda dari habis makan ke spa sekitar 30 menitan. Tips lainnya adalah minyak jangan langsung ke badan bayi karena bisa bikin kaget. Jadi harus ke tangan si pemijat dulu.

Gerakan pijat bayi dan spa

Ada tiga gerakan yang dipraktikkan oleh terapis pijat bayi dari Mom N Jo, yaitu gerakan mengusap dari bawah ke atas, gerakan memutar, dan meremas milky-milky seperti mencuci baju.

Setelah memijat bagian tangan, lanjut pijat ke kaki anak dengan tiga gerakan yang sama. Meski demikian, pada praktiknya enggak harus tangan dulu baru kaki tapi bebas, tergantunng kenyamanan bayinya.

Selain tangan dan kaki, orangtua juga perlu memijat punggung dan perut anak. Sebagai informasi, bayi yang terbiasa dipijat akan rileks ketika sesi pijat dan spa. Oleh karena itu memang sebaiknya dibiasakan.

Momen bonding bermakna bersama anak memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih diperlukan konsistensi, tidak hanya sekali dua kali saja.

Bonding anak

Semoga dengan tulisan ini, makin banyak orangtua yang memyadari pentingnya menyempatkan diri untuk bonding bersama anak. Mulai dari yang mudah dulu yaitu melalui aktivitas sehari-hari.

(Visited 2,009 times, 1 visits today)
Facebooktwitterredditmail Nih buat jajan

86 thoughts on “Momen Bonding Bermakna Optimalkan Tumbang Buah Hati

  1. Kyndaerim Reply

    Salfok sama pasangan yang menginspirasi ini, deh. Bonding bareng anak memang harusnya diutamakan yah, Mbak, supaya anak lebih maksimal tumbuh kembangnya.

  2. maria tanjung sari Reply

    Aku setuju banget dengan perkataan suami nikita willy ya kak, bahwa gak perlu mendengar komentar negatif dari netijen. Yang peting kita fokus dengan perkembangan buah hati serta lakukan bonding dengan mereka

  3. Ayu Natih Widhiarini Reply

    Zwitsal ini produk perawatan bayi yang sering dipakai oleh keluarga kami kalau punya baby. Mulai dari ponakan saya yg nomor 1 sampai skrng punya 6 ponakan semuanya pakai produk Zwitsal ini.
    Bonding mama dan anak akan makin terasa apalagi pas kulit bayi dipijat halus menggunakan Zwitsal Baby Oil.

  4. vika Reply

    Baru tahu Nikita Willy BA Zwitsal loh, keren dan pas ya karena ada baby juga.Btw aku suka aroma Zwitsal dari dulu loh kak

  5. Idah Ceris Reply

    Sepakat banget, buat working mom enggak perlu khawatir, bonding bermakna tetap bisa dilakukan. Tinggal atur² waktu ya, Mbakk.

  6. Eka Fitriani larasati Reply

    momshaming ternyata gak terjadi pada rakyat jelata seperti kita-kita ya, tapi artis juga, hehe. sebaik mungkin memang kita sendiri yang bijak sih memilih dan memilah yang baik untuk kita saja. termasuk soal bagaimana kita membentuk bonding dengan anak. caranya kita sendiri yang menentukan ya. btw bonding anak gak hanya sampai anak usia balita ya tapi kayaknya sampai mereka dewasa.

  7. Demia Reply

    Belum punya anak tapi seneng baca baca yang kaya gini buat bekal nanti ketika punya anak nih hihihi, btw keponakan aku juga pake switzal, wanginya enak hihihi

  8. nurrahmah widyawati Reply

    Wah, Nikita ini masih muda tapi suka deh aku sama parenting style dia. Dan momen bonding bermakna ini penting bgt buat dilakukan sama setiap parents demi tumbang yg optimal 🙂 apalagi pakai zwitsal. Produk andalan kakak dan adek sedari baby

  9. nurrahmah widyawati Reply

    Wah, Nikita ini masih muda tapi suka deh aku sama parenting style dia. Dan momen bonding bermakna ini penting bgt buat dilakukan sama setiap parents demi tumbang yg optimal 🙂 apalagi pakai zwitsal. Produk andalan kakak dan adek sedari baby 🙂

  10. Fenni Bungsu Reply

    Sosok yang cocok keluarga kecil Nikita Willy ini, karena peran ayah dan ibu yang berkolaborasi dapat menciptakan bonding erat bersama si kecil.

  11. Lia Lathifa Reply

    Jujur waktu anak satu bonding kami kuat banget, apa karena masih banyak waktu untuknya, begitu lahir anak kedua dan ketiga aku ngerasa gak bisa sebanyak dulu. Dan emang bener akhirnya cari cara supaya tetep bisa ada sentuhan hangat, sesekali ikutan main bareng mereka. Btw, acaranya bagus ya jadi mengingatkan kembali pentingnya bonding

  12. Ria Andika Reply

    Aku suka sama parenting style Niki dan suami, beberapa kali sempet liat di vlognya. Bonding time tuh penting dan gak sulit ya mb, banyak bgt aktivitas di rumah yg bisa sekalian jadi bonding time

  13. Ria Andika Reply

    Bonding time emang pnting bgt sih, bahkan sampe anak anak besar masih diperlukan. Tumbuh kembang jadi optimal dan bisa menjalin kedekatan sama anak

  14. Rio Pratama Reply

    Selalu dapat kabar kalau nikita willy oke banget ngerawat buah hati. ternyata salah satu alasannya karena pengguna switzal juga

  15. indri Reply

    Zwitsal ini produk legend banget udah dari aku kecil sampai jadi emak emak masih ada dan terkenal. Suka dengan berbagai varian Zwitsal karena cocok di kulit anak-anak.

  16. Esy Kanastari Reply

    Tumbang itu ternyata singkatan dari tumbuh kembang ya, bukan sinonim dari jatuh. Duh, maaf. 🤭

    Terima kasih infonya, Kak. Sudah saya catat buat siap-siap kalau besok punya momongan.

  17. lendyagassi Reply

    Aku pernah juga nih jadiin bahan diskusi bareng suamik mengenai anak banyak dan anak sedikit gak sesederhana “Ketika Allah mampukan” karena memang intinya semua takdir. Tapi lebih ke yang semoga orangtua zaman sekarang lebih melek mengenai pengasuhan dan menyesuaikan dengan kebutuhan psikologis anak sesuai dengan milestonenya.
    Tantangan menjadi orangtua di setiap zaman tentu berbeda dan bersama Zwitsal, menyelami ilmu pengasuhan sedari awal sehingga tercipta bonding, suatu pondasi karakter anak yang harus dimiliki.

  18. Ella Fitria Reply

    Jujur, beberapa kali lihat video Nikita saat mengasuh anak bikin pengetahuanku nambah. Kunci parenting sukses memang kudu nutup telinga terhadap komen negatif ya mbak. Babyku jg pakai zwitsal, hihi

  19. Friska Julia Reply

    Belajar dari Nikita dan suaminya Indra, membesarkan anak pun perlu tutup telinga dengan komentar negatif orang lain. Toh, selama anak dan orang tua nyaman, setiap keluarga punya cara sendiri untuk mempererat ikatan emosi antar mereka.

    • Naqiyyah Syam Reply

      Keren banget sih sekarang banyak artis yang membuat konten Parenting sehingga menjadi banyak orang awam itu dapat ilmu gratis apalagi kalau kontennya itu ketemu dengan dokter atau psikolog

  20. Friska Julia Reply

    Nikita dan Indra membesarkan anak dengan cara menutup telinga rapat-rapat pada komentar orang lain. Yap, justru itu yang agak susah di zaman sekarang. Keren, lho kalau mereka punya prinsip demikian

  21. Uniek Kaswarganti Reply

    Bagi ibu bekerja kantoran, tidak perlu khawatir, meski kuantitas tatap muka dengan buah hati tidak sebanyak dibandingkan ibu yang di rumah, anak tetap bisa lekat dengan ibunya kok. Jadi ingat dulu saat masih ngantor, anak-anak tuh sumringah banget setiap ibunya pulang. Rebutan minta dipeluk. Moment yang luar biasa itu.
    Waktu anak2 bayi dulu aku juga seneng banget pijetin mereka. Pake Zwitsal nih enak banget, beragam produknya punya aroma yang lembut dan menenangkan.

  22. Mporatne Reply

    Apapun yang dilakukan sama ibu pasti memberikan yang terbaik karena momen kebersamaan akan terus terkenang jadi saat bonding merupakan saatnya membangun ikatan cinta diantara mereka

  23. Kennia Reply

    Nah, paling nyebelin memang komentar negatif orang. Kalau artis ya netizen. Kalau ibu rumah tangga biasa begini ya tetangga, mertua, orangtua dan teman ibu lainnya. Memang penting sih nutup telinga itu

  24. Uniek Kaswarganti Reply

    Bonding dengan buah hati tetap terjaga melalui aktivitas memijat. Apalagi disertai aroma lembut dari Zwitsal yaaa… pengin cium2 terus deh jadinya.

  25. Juwita Reply

    Aku suka banget sama produknya Zwitsal untuk anak anakku. Untuk telon nya anak-anak suka banget wanginya natural gitu dan nggak bikin perih

  26. Listiorini Reply

    Menarik banget baca gaya parenting Nikita Willy dan suami. Bener kata beliau, ketika jadi ortu emang harus tutup mata dan telinga sama komentar negatif. Netijen mah ada aja yg diomongin ya. Salut deh sama Zwitsal juga yang ngasih acara bagus gini, malah jadi buka wawasan

  27. KataNieke Reply

    Bonding ibu dan anak memang penting. Omong-omong zwitzal ini produk dari zaman lama tapi masih awet. Saya aja demen baunya. Hahaha. Baby oilnya aja masih sering saya beli buat diri sendiri.

  28. Oemy Ikbar Reply

    Intinya management waktu ya mba….untuk membangun bonding yang berkualitas dengan anak. Waktu ini menurut Mas Mentri Nadiem adalah resources termahal dan termewah yang harus diberikan ortu kepada anaknya.

  29. Dian Restu Agustina Reply

    Waduh..ternyata ibu-ibu pembully itu ga cuma iri tapi insecure anaknya dibully, maka dia membully..duh ngeri aja sih mom shamming begini
    Bagus sekali ada acara seperti yang digagas Zwitsal ini. menciptakan momen bonding bermakna untuk optimalkan tumbuh kembang buah hati

  30. antung apriana Reply

    kalau lihat nikita sama anaknya itu kayaknya sabar banget yaa. hihi. beda sama aku yang bentar-bentar emosi dan bosan menemani anak. harusnya memang sebagai orang tua kita mempersiapkan diri ya untuk memiliki bonding sama anak ini setiap harinya

  31. Susindra Reply

    Untunglah saat mendampingi anak dari lahir sampai 2 tahun saya banyak baca artikel seperti ini, Termasuk belajar pijat-memijat bayi agar selalu nyaman, memang bisa membentuk bonding yang kuat.

  32. Mega Rachmawati Reply

    Setuju banget nih dengan bonding yang baik dan bermakna pasti bisa mengoptimalkan tumbuh kembang anak plus emosional juga. Semakin dekat dengan orang tua, anak akan jauh lebih PD ya mba

  33. Helena Reply

    kenapa ya mom shaming tinggi banget, apa karena mudahnya berkomentar lewat medsos?
    atau shaming ini masih dari omongan tetangga/keluarga?

    btw, yaaa aku ga ngikutin berita Nikita Willy eh ternyata udah jadi mamah muda. Lihat bayinya di IG lucu bangeeet!

  34. Ratna Dewi Reply

    Bonding sama anak itu emang sesuatu yang nggak ada formulanya. Ada yg bilang kalau ortunya terutama ibu di rumah aja akan tercipta bonding yang lekat. Ya bisa jadi, tapi kadang juga ortu di rumah tidak berarti jiwa sepenuhnya berada bersama anak. Itulah kenapa bonding tuh harus diciptakan benar2, misalnya dengan waktu berkualitas yang tanpa distraksi, hanya dengan anak.

  35. antung apriana Reply

    nikita willy ini pas jadi orang tua ternyata sangat mendalami ilmu parenting ya jadinya dia bisa benar-benar memberikan contoh yang baik untuk followernya. salut deh sama niki

  36. Helena Reply

    kenapa ya mom shaming tinggi banget, apa karena mudahnya berkomentar lewat medsos?
    atau shaming ini masih dari omongan tetangga/keluarga?

    btw, yaaa aku ga ngikutin berita Nikita Willy eh ternyata udah jadi mamah muda. Lihat bayinya di IG lucu bangeeet!

  37. Amicytia nadzilah Reply

    Aku sadar pas udah punya dua anak untuk melakukan bonding khusus untuk anak 1 & anak 2 penting juga. Selama ini blm ada kesempatan khusus buat berduaan. Ternyata pentingnya rutinitas kebiasaan itu.

  38. Tanti Amelia Reply

    Aku udah sejak awal percaya sama Zwitsal – dan bonding untuk anak itu tercipta dengan mengelus – memijat kulit kepala, sampai ke perut dan telapak kaki

    untung ada zwitsal yaaa

  39. Rini Reply

    suka banget sama nikita willy dan suaminya, pasangan muda tapi sama sama udah dewasa, sama sesuka itu juga zwitsal :)))

  40. lendyagassi Reply

    Aku yakin banget kalau bonding tercipta melalui quantity time dan quality time.
    Jadi jangan pernah meremehkan waktu yang kita investasikan pada anak karena akan menjadikan momen bonding bermakna bersama anak yang berkualitas.

  41. Aisyah Dian Reply

    Ya memang beda zaman ya kak, sekarang ngurus anak 2 saja memang repot banget. Sementara dulu mengurus anak lebih dari 5 mudah saja. Tantangannya beda banget

  42. Diah Kusumastuti Reply

    Yang bisa diambil pelajaran dari Nikita Willy dan suaminya buatku adalah, mereka udah punya ilmu parenting A misalnya, ya udah jalanin aja itu. Gak usah mikirin komen2 negatif di luar sana. Nanti seiring berjalannya waktu pasti ada ilmu2 baru yang didapat, ya jalanin lagi. Yang penting fokus dan suami istri kompak mengasuh anak yaa 🙂

  43. lendyagassi Reply

    Anak-anak yang bertumbuh dengan bonding tentu memiliki karakter yang lebih sehat dan sabar juga meminimalisir luka pengasuhan seperti pengabaian.
    Rasanya senang sekali mengikuti kembali acara secara offline dan ngobrolin masalah pengasuhan begini. Bonusnya, jadi ketemu sama pembicara kece.

  44. April Hamsa Reply

    Bahkan kek Nikita dan suakinya aja masih dapat kritik soal pengasuhan yaa wkwk. Emang udah palong bener menatap lurus ke depan kalau soal pengasuhan anak, ambil yang baik2 dan cocok, lalu terapkan dengan yakin.
    Yg namanya pijat bayi emang salah satu cara utk mempererat bonding dengan anak ya.
    Anak2ku sampai skrng juga masih suka dipijat apalagi kalau pas lagi rewel krn sakit.
    Zwitsal ini brand produk lawas dan awet yaa, krn emang produknya cocok buat parq bayi dan balita.

  45. Ruli retno Reply

    Aku beberapa kali melihat vlognya nikita dan aku cuma manggut2 karena dulu pernah di fase itu pas anak2ku kecil. Banyak hal yg di komentarin orang tapi bagiku baik2 aja. Syukurnya dulu itu aku gak banyak liat medsos juga. Jd memang pas banget sih zwitsal ngadain acara ini, buat support para ibu agar jgn terlalu mikirin sosmed

  46. Helena Reply

    menarik yaa parenting style a la Niki dan Indra dalam mengasuh Isa. Keren lho mereka gantian mengasuh dalam kebiasaan makan juga tidur anak.
    makan keluarga bareng itu hal yang belum tercapai di keluarga kami. Walau ga bisa setiap hari, seminggu disempatkan ada kapan gitu makan bareng karena itu jadi momen berharga. Bisa ngobrol bareng dan kehangatannya terbawa sampai anak dewasa nanti.

  47. Atisatya Arifin Reply

    Salut sama Nikita dan Indra, meskipun masih muda, mereka punya parenting style yang bagus. Aku aja yang udah punya 3 anak belum bisa menerapkan rutinitas seperti dia. Masih aja tiap hari grabak grubuk. Senang deh Zwitsal bikin acara begini jadi para orangtua bisa belajar banyak dari orangtua lainnya.

  48. Ratna Dewi Reply

    Salah satu hal yang kadang mengerem aku buat nggak ambil kerjaan terlalu banyak ya biar bisa bonding sama anak. Apalagi sebagai freelancer, pengennya bisa atur waktu kerja dengan mengasuh anak. Soalnya waktu tuh berjalan cepat banget dan aku nggak mau melewatkan momen tumbuh kembang anak di usia-usia awalnya.

  49. Yanti Reply

    Produk zwitsal.memang sudah terpercaya sejak dlu inget bngt pas anak2 kecil pakai sabunnya selalu zwitsal karena memang kulit anakku sensitif bngt alhamdulilah pakai zwitsal aman tanpa alergi

  50. Diah Alsa Reply

    Parenting style tiap orang tua emang berbeda karena orang tua lah yang paling tahu kebutuhan anak dong ya.
    Bonding time kita ke anak bisa dilakukan kapan saja dan hal terkecil sekali pun yang akan selalu membuat anak ingat ya momen-momen bersama. Seperti saat mandi atau spa dengan produk Zwitsal yang aromanya menenangkan itu 🙂

  51. Rahmah Reply

    Salah satu bonding yang paling terasa memang membacakan buku
    Saya sendiri merasakan manfaatnya sama anak pertama
    Ini sedang mencoba ke anak kedua dan anak ketiga

  52. Alif Reply

    Salut banget sama gaya parentingnya Nikita Willy sama suaminya. Emang peran kedua orangtua penting banget untuk bonding anak

  53. Alif Reply

    Salut banget sama gaya parentingnya Nikita Willy sama suami. Emang peran kedua orangtua penting untuk Bonding anak

  54. Akarui Cha Reply

    Emang deh, jadi orangtua di jaman sekarang itu tantangannya banyak banget, apalagi kemudahan untuk mendapatkan berbagai informasi dan sudut pandang ala ala parenting style keluarga lain di medsos kadang bikin overthinking dan berujung ibu mengalami kecemasan. Emang butuh sih sesekali menutup telinga dan mata dari pengaruh parenting style yang bisa jadi nggak sesuai atau cocok sama setiap keluarga. Tapi bonding yang utama buat si kecil adalah keberadaan kita selaku orangtuanya ya. Sesederhana memandikan dan memijat si kecil dengan prdouk-produk keluaran Zwitsal nih.

  55. Akarui Cha Reply

    Sekadar mandiin atau ngasih pijatan setelah mandi pakai berbagai produk keluaran Zwitsal aja udah bisa jadi momen bonding sih ya. Cuma ya itu, ortu jaman sekarang emang beneran didukung sekaligus diuji sama kehadiran gawai beserta medsos.

  56. Erly Damayanti Reply

    Dulu pas anakku masih kecil juga pakai produk Zwitsal, cuma dulu ga perhatikan moment bonding tapi merasakan kebersamaan ibu dan anak sekedarnya ala ala jaman dulu

  57. atiq Reply

    duh mbak nikita willy ini lagi jadi idolanya para emak ya hehe.. memang setuju deh, kalau momen bondingnya betul-betuk berkualitas, anak-anak bisa keliatan ya pertumbuhannya emmang optimal

  58. Erly Damayanti Reply

    Zwitsal memang produk lama yang sangat terpercaya dulu anak -anak juga pakai Zwitsal dengan moment kebersamaan yang tak kalah menyenangkannya

  59. Erly Damayanti Reply

    Zwitsal memang produk yang sangat terpercaya ya, anak – anak dulu juga pakai produk Zwitsal dan sangat menikmati moment kebersamaan ibu dan anak bersama Zwitsal

  60. Helena Reply

    Bonding itu semudah ngobrol tiap hari, makan bareng, dan mandikan anak pakai Zwitsal.

    Anakku pakai Zwitsal yang SpongeBob. Busanya banyak, bisa buat main bubble. Jadi betah mandi deh, hehehe

  61. diary Novri Reply

    Nikita WIlly ini kayaknya jadi role model mahmud masa kini yah.. aku sih ngga ngikutin banget ( maklum udah bukan mahmud, hehe..) tapi liat foto-foto di IG sama baca-baca parenting style dia keren juga.. semoga tetap konsisten.. btw kalau Zwitsal memang udah brand legend banget untuk urusan baby care, seneng deh liat event-event yang diadakan, bagus untuk edukasi parenting para orangtua.

  62. Rosanna Simanjuntak Reply

    Setuju banget!

    Momen bonding bermakna optimalkan tumbuh kembang buah hati!

    Jadi, pas buah hati siap beradaptasi dengan lingkungannya, mereka juga jadi lebih berani, lebih mandiri serta bisa belajar lebih banyak hal.

  63. Mugniar Reply

    Orang tua dulu banyak yang tidak memikirkan parenting model apa. Tidak ada istilah bonding, pengasuhan berjalan sebagaimana orang2 tua terdahulu yg mereka lihat dan banyak yang bantuin jadi bilangnya gampang ya … orang tua sekarang lebih banyak yang belajar.

    Tentang bonding ini termasuk yang saya pelajari dan perhatikan. Dulu saya merasa kurang kemelekatan bonding dengan orang tua, sekarang saya tidak mau terjadi dengan anak2 jadi saya mengupayakan semaksimal mungkin.

  64. Atisatya Arifin Reply

    Salah satu pasangan artis muda yang punya parenting style bagus ya Nikita Willy ini. Aku juga nih masih peer soal bonding dengan anak, apalagi kemarin2 anak-anak sempat terpapar gadget. Sekarang sudah aku stop dan beralih kasih buku dan permainan. Nah untuk si kecil, aku masih suka pijat bayi walaupun nggak setiap hari.

  65. Aswinda Utari Reply

    Betul jg mba. apapun yg terjadi yg penting Moment Bonding Bermakna dg anak bs maksimal kita jalani. Apalagi dibersamai dg Zwitsal. Saya suka minyak telonnya sejak duluu

  66. Ratna Dewi Reply

    Sabun anakku nih juga Zwitsal. Jadi kalau pas mandi, jadi semacam bonding moment sama dia nih. Apalagi sabunnya juga baunya harum banget.

  67. lendyagassi Reply

    Mau anak masih bayi atau besar, tetap bonding ini kudu dijaga yaa..
    Dan terlebih ketika ada di Golden Age.
    Jangan sampai menyesal karena anak gak deket sama orangtua karena melewati fase-fase terbaik pertumbuhan anak.

  68. Rahmah Reply

    Bonding mama dengan anak memang dibutuhkan
    Jika ini renggang, bakalan ngaruh sama tumbuh kembangnya
    Belum lagi kalau ada campur tangan pihak ketiga, ruwet jadinya
    Berharap anak-anakku tetap bisa merasakan efek bonding sampai dewasa

  69. antung apriana Reply

    iya mbak anak-anakku juga gitu pas aku datang buat jemput mereka pada lari-lari menyambut. jadinya nggak sedih-sedih amat walau tetap bekerja setiap hari

  70. Nyi Penengah Dewanti Reply

    Aku suka banget cara Niki dan Indra membesarkan anaknya, aku juga sedang belajar juga bayiku baru 4 bulan ini. Meski belum sesempurna Niki tapi aku berusaha dengan baik, bismilllah. AKu juga pake switzal allhamdulillah

  71. Istiana Sutanti Reply

    iyes nih, kalau traveling, apalagi naik kendaraan umum (pesawat atau kereta) sebaiknya cari di jam anak tidur, membantu banget beneran, haha.

    Suka banget sih dengan gaya parentingnya Nikita. Dia pun udah belajar montessori, jadi udah tau banget anaknya mau diasuh dengan bagaimana. Juga udah ngerti banget kalau peran ayah itu sama pentingnya sama ibu, jadi anak gak cuma bisa bonding dengan ibunya aja, tapi juga ayahnya.

  72. RIni Novita Sari Reply

    nikita dan indra ini masyaalloh abnget ya

    masih muda tapi ilmu parentingnya cukup mateng

    aku suka ngikuti babynya

    bondingnya emang berasa bgtttt

Leave a Reply

Your email address will not be published.