7 Tips Tetap Sehat dan Aktif Setelah Melahirkan

Facebooktwittergoogle_plusredditmail

Saya melahirkan bayi laki-laki pada tanggal 4 November 2019 secara VBAC. Proses yang lumayan panjang tapi berbuah manis.

Saat melahirkan anak pertama, saya diinduksi karena bukaan tidak kunjung maju. Tujuh jam kemudian bukaan lengkap dan bayi lahir bersama dengan pecahnya ketuban. Sedangkan persalinan kemarin, ketuban sudah dipecahkan saat masih bukaan 7. Dokter belum datang ketika bukaan lengkap sehingga saya harus menahan rasa ingin mengejan.

Begitu diminta menahan ngeden, otomatis saya berteriak. Badan sampai melengkung-lengkung saking nahan ngeden -nya. Bidan sudah memberitahu kalau teriak nanti kerongkongannya bakal sakit. Posisi badan yang melengkung juga bisa membuat punggung sakit. Tapi saya sudah enggak bisa mikir lagi. Pertanyaan saya cuma satu, sampai kapan enggak boleh mengejan? Sampai dokternya datang kah?

Sekitar 15 menit kemudian, akhirnya dokter datang dan saya diposisikan lahiran. Dua kali mengejan, lahirlah sang buah hati. Saya mendapat beberapa jahitan, lalu beristirahat. Satu jam setelahnya, saya dan suami diantar ke kamar rawat inap.

Ternyata benar, malamnya saya merasakan kerongkongan sakit akibat  berteriak saat melahirkan. Lalu punggung juga tidak bisa diajak kompromi. Rasanya nyeri banget. Susah untuk berdiri dan duduk tanpa penyangga. Jadi saya harus duduk bersandar, dan punggung diganjal bantal.

Saya di rumah sakit selama 3 hari 2 malam. Setelah bisa BAB saya diperbolehkan pulang. Adik Bintang juga boleh pulang karena hasil tes darahnya bagus. Alhamdulillah.

Nyeri punggung mulai membaik ketika saya berada di rumah. Tapi perut rasanya seperti diremas-remas. Kontraksi pasca melahirkan mulai intens. Kadang disertai gumpalan darah nifas.

Pantas saja saya dibekali obat anti nyeri yang lumayan kuat. Tadinya saya ragu kok lebai banget obat nyeri nya. Ternyata memang mulesnya subhanallah. Setelah minum obat pun tak jarang masih terasa nyeri.

Saya mulai mencari tahu bagaimana caranya agar cepat pulih, sehat dan tetap aktif. Apalagi saya masih bekerja di rumah. Memang kegiatan offline blogger belum saya ambil, tapi pekerjaan online datang terus.

Saya harus membagi waktu kapan menulis, kapan bermain dengan anak-anak yang sudah lebih besar, tanpa mengurangi jam istirahat. Saya harus tetap banyak tidur dan makan karena kadang si kecil begadang. Pernah juga dia enggak mau ditaruh sehingga saya harus tidur duduk semalaman. Akibatnya, pagi hari pinggang dan punggung saya boyokan.

Tips Sehat dan Aktif Pasca Bersalin

Tapi hari ini, saya tidak lagi merasakan keluhan-keluhan tadi. Apa yang saya lakukan agar tetap sehat dan aktif setelah melahirkan?

1. Gunakan Korset Melahirkan

Perut pasca melahirkan biasanya masih gendut. Untuk kembali ke ukuran semula tentu butuh waktu. Tapi kalau tidak diapa-apakan maka perut akan terus menggelambir. Oleh karena itu, penggunaan korset pasca melahirkan sangat bermanfaat.

Saya sendiri merasakan perbedaannya. Ketika memakai korset, perut lebih nyaman. Punggung dapat tertopang sehingga mengurangi nyeri punggung. Korset juga membuat perut lebih cepat ramping. Yang utama adalah, korset memperbaiki postur tubuh sehabis melahirkan.

Selain korset, ada yang namanya stagen. Panjang stagen mulai dari 5 meter, 8 meter sampai 10 meter. Saya pribadi lebih suka memakai korset karena lebih simpel, mudah dan praktis.

2. Pakai Boreh Tradisional untuk Perut

Ada beberapa produk yang dapat digunakan untuk menyehatkan perut pasca melahirkan. Antara lain yang mengurangi strech mark, dan yang menghilangkan berbagai keluhan di perut.

Saya menemukan ramuan tradisional berbentuk serbuk. Ramuan ini berasal dari rimpang-rimpangan seperti temu lawak, jahe, kunyit dan lain-lain sehingga dapat menyingsetkan sekaligus menghangatkan perut. Kulit perut yang tadinya hitam atau berdaki juga dapat bersih kembali. Tambahkan air hangat/air mawar/air lemon sebelum boreh tradisional dibalurkan ke perut dan ditutup korset atau stagen.

3. Minum Obat dari Dokter

Sepulang dari rumah sakit, saya dibekali beberapa obat yaitu antibiotik oral, anti nyeri, dan vitamin. Awalnya saya skeptis terhadap anti nyeri yang diberikan. Tapi ternyata kontraksi pasca persalinan sungguh sakit. Jadi wajar mendapat anti nyeri yang poten.

Obat dari dokter membantu ibu untuk tetap sehat setelah melahirkan. Nifas mengakibatkan ibu sedikit lemas sehingga biasanya juga diberikan vitamin penambah darah.

4. Makan Teratur dan Bergizi

Sewaktu menginap di rumah sakit, makanan berlimpah. Tiga kali sehari makan besar lengkap dengan sayur dan buah. Ditambah dua kali camilan bergizi.

Sesampainya di rumah, saya harus memastikan nutrisi ibu tetap terpenuhi. Karena bukan hanya ibu yang makan, tapi bayi juga makan melalui ASI ibu. Jadi ada dua orang yang diberi makan.

Makanan bergizi artinya seimbang. Ada karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Mikronutrien juga harus tercukupi. Buah dan sayur harus selalu ada dalam menu makanan.

Bila bayi diduga mempunyai alergi karena riwayat keluarga, maka ibu menyusui juga perlu membatasi asupannya. Dokter kandungan saya menyebutkan lima makanan teratas penyebab alergi, yaitu ayam, telur, ikan laut, susu sapi, kedelai. Termasuk kacang tanah dan tomat. Jadi saya hanya bisa makan daging-dagingan, buah dan sayur. Hal ini dikarenakan Dek Bintang mengalami grok-grok yang merupakan gejala alergi.

5. Minum Lebih dari 2 Liter

Ibu pasca melahirkan yang menyusui harus banyak minum agar tidak dehidrasi. Jangan hanya minum air putih. Ibu sebaiknya minum beraneka jenis minuman sehat. Misalnya air kacang hijau, susu ibu menyusui, jus buah, air jeruk, dan sebagainya. Semakin beraneka ragam semakin bagus. Bahkan kuah sayur termasuk cairan bernutrisi.

Ibu menyusui butuh lebih dari dua liter air sehari. Paling tidak tiga sampai empat liter agar ibu tetap terhidrasi.

6. Istirahat Cukup

Tidak mudah untuk  beristirahat dengan cukup ketika bayi sudah lahir. Bayi terbangun beberapa kali di malam hari untuk menyusu. Belum lagi ketika ia buang air besar sehingga ibu harus mengganti popoknya. Otomatis ibu kurang tidur.

Oleh karena itu, sebaiknya ibu mengganti waktu tidurnya di pagi atau siang hari saat bayi tidur. Tidak mengapa tidur di waktu selain malam hari selama tidur bayi belum teratur.

7. Minum Jamu atau Minuman Herbal

Tips nomor tujuh dipercaya manfaatnya oleh nenek moyang. Istilahnya jamu uyup-uyup pasca melahirkan. Lebih bagus kalau dibuat langsung beberapa saat sebelum diminum sehingga khasiatnya lebih terasa. Contohnya jamu Kunyit Asam, Beras Kencur dan Temulawak. Beberapa jenis jamu dapat dicampur agar badan terasa lebih segar.

Di perumahan tempat saya tinggal, setiap pagi masih ada jamu gendong yang lewat. Saya sesekali membeli jamu dari Mbok Jamu tersebut. Tapi kadang Mbok Jamu tidak datang sehingga saya menyetok minuman herbal dari Herbadrink.

Ada tiga varian yang saya konsumsi yaitu Herbadrink Sari Jahe, Herbadrink Kunyit Asam dan Herbadrink Beras Kencur. Ketiganya punya manfaat berbeda untuk ibu yang masih dalam masa pemulihan sehabis melahirkan.

Herbadrink Sari Jahe untuk Mengatasi Keluhan Nyeri Setelah Melahirkan

Tak kadang, proses persalinan sc membuat ibu menggigil. Dengan meminum air jahe, badan ibu menjadi lebih hangat. Saya sendiri melahirkan anak ketiga secara normal dan badan sempat menggigil ketika mandi air dingin di rumah. Lalu saya mengoleskan minyak kayu putih dan minum Herbadrink Sari Jahe. Alhamdulillah badan menjadi hangat.

Sewaktu badan meriang juga begitu. Rutin konsumsi air jahe membuat meriang hilang. Mual (yang sempat hadir saat saya meriang) juga mereda. Bila ibu melahirkan secara sc, mual juga kerap muncul setelah operasi. Nah, air jahe dapat diminum untuk menghilangkan mual.

Jahe juga dipercaya dapat mengobati nyeri. Gingerol dan fenol, senyawa kimia yang terkandung dalam jahe, bersifat antinyeri. Keduanya berkhasiat meredakan gejala terkait nyeri. Misalnya kram perut saat menstruasi, nyeri otot saat berolahraga, termasuk nyeri perut pasca melahirkan.

Saya sendiri merasakan kontraksi pasca persalinan yang sama sakitnya dengan kontraksi menjelang persalinan. Obat antinyeri dari dokter bahkan beberapa kali tidak mempan sehingga perut masih terasa nyeri. Kombinasi dengan air jahe membuat nyeri perut saya berkurang.

Masih banyak manfaat air jahe untuk kesehatan. Air jahe dapat melindungi ibu menyusui dari radikal bebas karena jahe merupakan sumber antioksidan.

Herbadrink Kunyit Asam untuk Memperlancar Nifas

Kunyit dan asam mengandung senyawa yang bersifat antinyeri, antiradang dan antipiretik (menurunkan demam). Kandungan kurkumin pada Kunyit mengurangi masuknya ion kalsium pada sel-sel epitel rahim dan mengurangi produksi prostaglandin (hormon yang menciptakan rasa sakit dan pembengkakan).

Oleh karena itu, minuman kunyit asam cocok dikonsumsi oleh ibu yang habis melahirkan. Nifas jadi lebih lancar, bersih dan tidak sakit. Kunyit dan asam jawa juga mengandung antioksidan yang tinggi.

Setelah rutin meminum Herbadrink Kunyit Asam, nifas saya menjadi tidak terlampau sakit dan perut jadi lebih nyaman.

Herbadrink Beras Kencur untuk Menghilangkan Rasa Lelah Paska Melahirkan

Kencur (Kaempferia galanga L.) merupakan salah satu jenis tanaman temu-temuan dari famili Zingiberaceae. Kencur kaya kandungan minyak atsiri dan senyawa alkaloid.

Minuman beras kencur mempunyai banyak manfaat antara lain antiradang, antibakteri dan antioksidan. Ada senyawa di dalam beras kencur yang bisa mencegah lepasnya zat penstimulasi radang.

Kandungan antioksidan di dalam beras kencur dapat mencegah masuknya radikal bebas. Sedangkan kandungan antibakteri pada beras kencur menjadikan tubuh mampu melawan infeksi.

Minuman beras kencur juga mempunyai efek tonikum yang dapat meningkatkan aktivitas dan konsentrasi. Selain itu, efek tonikum pada beras kencur bisa menghilangkan rasa lelah dan penat. Nah, efek tonikum ini cocok sekali bukan untuk ibu paska melahirkan?

Rasa lelah sehabis persalinan memang baru terasa beberapa hari sesudahnya. Belum lagi bila harus begadang menyusui bayi. Penat juga terasa karena belum bisa keluar rumah atau bepergian. Bayi yang masih terlalu kecil jika harus berhadapan dengan kuman-kuman di luar. Ibu juga belum sepenuhnya pulih sehingga daya tahan tubuhnya masih rendah.

Minuman beras kencur dapat memberikan rasa tenang. Hal ini dikarenakan adanya kandungan etil p-metoksisinamat dan etil cinnamate. Kedua zat tersebut membuat kita lebih rileks.

Dengan mempraktikkan 7 tips di atas, ibu menyusui yang habis melahirkan dapat tetap sehat dan aktif. Ibu dapat berkegiatan seperti biasa. Rasa lelah dan penat berkurang dengan konsumsi minuman herbal dari Herbadrink.

Yuk, sharing tips pasca melahirkan versimu.

(Visited 59 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditmail

11 Comments

  • Putu Sukartini November 20, 2019 Reply

    Aku gagal fokus sama gelas bertuliskan ‘istanbul’ itu. Cakep bangeeeet gelasnya

    Btw selamat ya mbak Dian, untuk kelahirannya. Semoga sehat selalu dengan kebaikan alami dari herbadrink

  • Uniek Kaswarganti November 20, 2019 Reply

    Alhamdulillah, Herbadrink bikin para ibu makin mudah untuk mendapatkan segala manfaat rempah-rempah khas Indonesia ya. Semua enak dan menyehatkan nih, mulai dari sari jahe, kunyit asam dan beras kencur. Rasanya pun enaaakk banget ya.

  • Ima satrianto November 20, 2019 Reply

    waaahh belajar dari Dian kalau nanti lahiran, makasih tipsnya ya Dian. Lekas sehat dan pulih kembali yaaa. aamiin

  • Agustina Purwantini November 20, 2019 Reply

    Selamat atas kelahiran dedeknya yaa.

  • vika November 21, 2019 Reply

    Pengaduknya gelasnya bikin salfok , tapi memang kunyit asamnya jadi fav biar tetap segar

  • Yustrini November 21, 2019 Reply

    Benar-benar tips yang mencerahkan Mbak Dian. Belum pernah merasakan jadi ibu yang melahirkan ternyata harus minum jamu-jamuan agar tetap aktif dan sehat.

  • Miss Riana November 21, 2019 Reply

    Wah begitu hebatnya ya jadi seorang ibu. Semoga sehat2 terus ya mbak Dian, baby nya juga tumbuh pinter 😍

  • Dhita Erdittya November 22, 2019 Reply

    Aku malah enggak nyaman Mbak pakai korset apalagi stagen, tapi belum nemu juga cara lain. Btw tipsnya mantap ini

  • Arinta Setia Sari November 22, 2019 Reply

    Wuihhh Mbak Dian fotonya cakeup-cakeup. Akutuh yang belum nyobain Herbadrink Lidah buaya. penasaran aja sama rasanya kayaknya seger. Klo yang kunyit asem cocok buat ibu abis melahirkan dan haid. Seger dan insya allah menyehatkan. Happy selalu ya mom dian 🙂

  • Ismarlina Mokodompit November 22, 2019 Reply

    Makasih mbak tipsnya bermanfaat banget…

  • Hanifa November 22, 2019 Reply

    Selamat mbaaaak buat kelahiran si keciiil. Ini artikelnya lengkap banget deh! Bakal aku share ke temen2 yang baru melahirkan juga kayanya 😀

Leave a Reply

error: Content is protected !!