Sri, Potret Pemimpin Yang Hilang

Facebooktwittergoogle_plusredditmail

“Sri… eling yo nduk, kerjo sing ngenah, ojo mbujuk, ojo nyolongan. Ngerti yo nduk … Rejeki iku sing ngatur Gusti Allah.. “
(“Sri…ingat ya nak, kerja itu yang benar, jangan membujuk/ menjilat, jangan mencuri. Mengerti ya nak..Rejeki itu yang mengatur Allah..”)

Penggalan kalimat di atas diambil dari salah satu Flashfiction mbak Lianny di blognya. Judulnya Sri dan tas branded. Kenapa saya suka postingan tersebut?
Selain ceritanya yang mengalir, dan mungkin sudah jarang ditemukan di dunia nyata, Sri dan tas branded berhasil membuat saya termenung. Walaupun ending-nya berakhir dengan sedih karena Sri meninggal dunia, cerita ini jelas membawa pesan tersendiri.

Kalimat Mbok Siti (Ibu kandung Sri) ternyata berefek besar ke karakter Sri. Bayangkan saja kalau di kehidupan nyata semua Ibu seperti Mbok Siti. Alangkah damainya negeri ini, dipenuhi orang jujur. Tak ada kisah lulus ujian nasional karena mencontek. Tak ada berita diterima kerja karena menyogok. Apalagi menang tender/ menang kasus sengketa di peradilan karena menyuap. Termasuk korupsi alias mencuri uang rakyat. Lihatkan betapa besar efek kejujuran?

Kalau boleh jujur saya pun dulu pernah mencontek sih waktu jaman SMA, hehe. Tapi bukan pas ujian nasional, cuma ulangan doank (ngeles), itupun kunci jawaban yang didapat banyak yang nggak benar, jadinya tetap mikir sendiri deh jawabannya:)

Terlepas dari pengakuan saya tadi, kisah Sri ini menjadi renungan saya sebagai Ibu. Betapa berat tugas orangtua termasuk Ibu dalam mendidik anak-anaknya. Mengajarkan nilai-nilai akhlak dan moral untuk bekal mereka agar tidak terjerumus di jalan yang salah, seperti yang ditanamkan Mbok Siti. Karena kelak, tiap jiwa akan di tanya mengenai kepemimpinannya.

Bahkan Sri sebagai pelayan pun, akan ditanya tentang harta majikannya. Well done Sri.

Tiap-tiap kamu adalah pemimpin dan tiap-tiap kamu akan ditanya tentang kepemimpinannya,seorang laki-laki adalah pemimpin didalam keluarganya dia akan ditanya tentang kepemimpinannya, seorang wanita adalah pemimpin,dia akan ditanya tentang kepemimpinannya,seorang pelayan adalah pemimpin didalam harta majikannya,dia akan ditanya tentang kepemimpinannya, seorang laki-laki adalah pemimpin dalam harta ayahnya,dia akan ditanya tentang kepemimpinannya, maka tiap-tiap dari kamu adalah pemimpin dan tiap-tiap kamu akan ditanya tentang kepemimpinannya. (HR.Al-Bukhari dan Muslim).

Nggak nyangka postingan saya kali ini lumayan dalam, hehe. Semoga nyambung dengan kisah Sri.

edit-haha (1)

Nah untuk pertanyaan kedua, berapa usia anak mbak Lianny sesuai foto di atas, saya jawab 7 tahun.

Postingan ini diikutsertakan untuk memeriahkan GA Blog www.liannyhendrawati.com.”

ga

(Visited 45 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditmail

36 Comments

  • poer December 4, 2013 Reply

    meninggalkan jejak, ..nice post aganwati 🙂

  • liannyhendrawati December 6, 2013 Reply

    kejujuran, sesuatu yang harus terus dipertahankan. Makasih sudah ikutan 🙂

  • Susanti Dewi December 16, 2013 Reply

    Betul ya mba, menjadi orangtua memang berat. Banyak tantangannya, apalagi zaman sekarang.

    • dian farida December 16, 2013 Reply

      Iy mba, semoga kita bisa amanah.aamiin

Leave a Reply

error: Content is protected !!