Ingin Bayi Anda Aman dan Nyaman? Lakukan 7 Tips Merawat Pakaian Bayi Ini!

Facebooktwittergoogle_plusredditmail

Ingin Bayi Anda Aman dan Nyaman? Lakukan 7 Tips Merawat Pakaian Bayi Ini!

Sebagai ibu berputri dua dan salah satunya masih bayi, mau nggak mau banyak hal-hal kecil yang harus saya perhatikan, seperti soal kenyamanan saat tidur, kebersihan mainannya, termasuk baju yang nyaman dan bersih. Nah soal baju ini, awalnya saya nggak mau ribet harus milih bahan dan sebagainya,tapi ternyata, bahan pakaian juga berpengaruh lho ke kenyamanan bayi. Bahan yang mudah menyerap keringat dan adem di kulit, seperti katun, tentunya disukai bayi. Selain memilih bahan yang oke, perawatan pakaian di kemudian hari juga berpengaruh lho.

Saya rangkum nih tips merawat pakaian bayi:

  1. Cuci dengan deterjen khusus pakaian bayi

Kulit bayi tentu lebih sensitif dan lebih tipis dibanding kulit orang dewasa. Oleh karena itu, dibutuhkan deterjen yang lembut dan tidak mengandung banyak pewangi. Sama halnya dengan sabun khusus bayi, deterjen khusus bayi didesain untuk dapat menghilangkan kotoran dan debu yang menempel di baju bayi, dan dengan komposisinya lebih lembut, sehingga tidak mengiritasi kulit bayi saat baju tersebut kering dan dipakai.

  1. Kucek dengan tangan pada bagian noda

Seringkali pakaian bayi penuh dengan noda gumoh, pipis, bahkan pup bayi yang membuat sedikit susah dibersihkan. Apalagi bayi yang sudah mulai makan, bajunya akan penuh dengan noda makanan dan minuman. Oleh karena itu, bila biasanya anda langsung memasukkan pakaian dewasa ke mesin cuci, sebaiknya cucilah dengan tangan untuk pakaian bayi. Paling tidak di bagian noda-noda tersebut sehingga noda sudah hilang ketika akan dimasukkan ke mesin cuci. Untuk noda membandel, anda bisa oleskan deterjen khusus bayi di atas noda dan diamkan beberapa menit, bila perlu, rendam dan bilas dengan air hangat agar noda mudah terangkat.

  1. Tambahkan pelembut pakaian bayi

Agar pakaian bayi tetap lembut meskipun telah dicuci berulang kali, anda dapat menambahkan pelembut pakaian bayi pada deterjen khusus bayi. Bayi anda akan merasa lebih nyaman bila pakaiannya selalu terasa lembut di kulitnya. Pelembut pakaian bayi, didesain spesial dan biasanya sudah teruji secara dermatologis sehingga pakaian bayi akan terasa lebih halus dan lembut. Anda tidak perlu khawatir, bayi anda tidak akan mengalami iritasi karena pelembut pakaian bayi. Carilah pelembut pakaian bayi yang aromanya ringan dan tanpa pewarna ya.

  1. Jangan pakai pemutih

Pemutih tentu saja berbahan lebih keras dibanding deterjen biasa. Sebaiknya hindari pemutih meskipun baju bayi anda tidak seputih sebelumnya atau terkena noda yang tidak dapat hilang. Lebih baik baju sedikit bernoda daripada kulit bayi anda menjadi iritasi atau alaergi karena pakaiannya terpapar pemutih.

  1. Jemur di tempat yang terkena sinar matahari

Setelah dicuci, jemur pakaian bayi di tempat yang terkena sinar matahari agar kuman yang tertinggal dapat mati dan agar pakaian bayi benar-benar kering. Pakaian yang masih lembab dapat mengakibatkan bau apek, dan tentu membuat bayi tidak nyaman. Kita sebagai ibu yang menggendongnya tentu juga merasa risih dengan bau pakaian bayi yang apek, kan?

  1. Perhatikan jenis bahan

Jenis bahan tertentu memerlukan perawatan yang lebih. Misalnya saja pada pakaian bayi yang berbahan batik atau sutra. Untuk bahan batik misalnya, pisahkan dengan pakaian lain, untuk menghindari lunturnya batik. Selain itu, cuci dengan lerak membuat batik lebih awet, dan yang terpenting saat menjemur tidak terkena matahari yang terlalu menyengat sehingga warna batik tidak mudah pudar.

Untuk pakaian dari sutra, sebaiknya cuci dengan tangan agar bahan tidak koyak. Saat menyeterika, gunakan suhu khusus untuk baju berbahan sutra yang biasanya tidak terlalu panas, tapi cukup dapat melicinkan pakaian.

  1. Simpan di tempat yang tidak lembap

Baju bayi sama seperti baju dewasa yang disarankan disimpan dilemari yang tidak lembap. Tujuannya agar pakaian tetap awet, tidak berbau, dan bebas jamur. Anda bisa menaruh atau menggantung pewangi lemari/almari agar kondisi di dalam tempat penyimpanan bisa terjaga keharumannya.

Gimana Bunda? Sudah siap, kan, melakukan 7 tips merawat pakaian bayi di atas?

(Visited 507 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditmail

3 Comments

  • Hastira June 27, 2016 Reply

    wah dulu sih aku gak seperti itu ya, secara aku gak ada pembantu , tapi memang seharusnya begitulah seperti yg ditulis

  • ali shodiqin June 27, 2016 Reply

    wah sangat membantu ini, bermanfaat artikelnya….
    thanks artikelnya….

  • cours de theatre paris October 1, 2017 Reply

    I loved your article post.Thanks Again. Really Great.

Leave a Reply

error: Content is protected !!