Blog Sebagai Penyumbang Konten Marketing Terlengkap

Facebooktwitterredditmail

Saat ini peran nitizen terutama blogger mulai diperhitungkan dalam dunia marketing. Blog atau website memberikan impact tersendiri terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada suatu produk atau perusahaan tertentu.

Sebenarnya apa sih marketing itu?

Penjualan kah? Atau lebih dari itu?

Marketing sendiri didefinisikan berbeda-beda orang para ahli, antara lain:

PHILIP KOTLER

Marketing ialah kegiatan sosial dan sebuah pengaturan yang dikerjakan oleh individu atau sekelompok agar mendapatkan apa yang diinginkan dengan membuat sebuah produk lalu menukarnya dengan nominal tertentu kepada pihak lain.

TUNG DINGSEM WARINGIN

Marketing ialah mengkomunikasikan suatu nilai tambah/ perceive value yang lebih tinggi.

AL RIES & JACK TROUT

Marketing merupakan sebuah pertempuran dalam benak konsumen sehingga positioning ialah yang terutama, konsumen diasumsikan selaku makhluk yang rasional.

HERMAWAN KERTAJAYA

Marketing merupakan strategic business concept yang merekat dalam mindset.

Dari beberapa penjelasan di atas dapat saya simpulkan bahwa marketing atau pemasaran ini bermulai dari mindset konsumen. Bagaimana menggiring mindset pelanggan agar produk/perusahaan tampak baik sehingga terjadi transaksi bisnis yang saling menguntungkan.

Marketing tidak dibangun dalam hitungan hari, tapi terus menerus selama masih ada produk dan masih ada perusahaan tersebut. Keberhasilan suatu marketing tidak hanya diukur dari penjualan/laba dalam sebulan, tapi bagaimana tingkat pembelian kembali konsumen dan tingkat kepuasan terhadap produk dan pelayanan.

Yang paling sulit dari marketing adalah menjaga/mempertahankan konsumen tetap pada mindset -nya dan tidak beralih ke produk lain.

Wow, bukan hal yang mudah bukan?

Lalu apa itu internet marketing?

Benarkah bahwa marketing konvensional/tradisional sudah mulai ditinggalkan terkait dengan peran internet marketing yang ternyata lebih bisa mendongkrak penjualan?

Sebelumnya, mari kita saksikan video di bawah ini.

Watch “Online Marketing vs Traditional Marketing” on YouTube https://youtu.be/d4aijRJFOq4

Video di atas menggambarkan bahwa di era sekarang, marketing tradisional memberikan dampak penjualan yang tidak terlalu tinggi dan perkembangan perusahaan yang lambat.

Bila kita menggunakan strategi tradisional seperti beriklan pada koran lokal, membagikan flyer dan sebagainya, perusahaan mungkin akan tumbuh, tapi cenderung statis bahkan bisa menurun. Perusahaan si Johny bertahun-tahun berada pada gedung yang sama, bersama orang-orang yang sama, strategi marketing yang sama, dan konsumen lokal yang sama.

Berbeda dengan perusahaan Joey yang menjalankan strategi internet marketing seperti membuka online store, menyewa konten writer, bermain SEO, menjalankan email marketing dan memasang iklan di berbagai website.

Dalam hitungan tahun, perusahaannya bertambah lokasi, bertambah karyawan, bertambah konsumen dari berbagai tempat, dan online store -nya juga bertambah.

Ada 1 video lagi yang membuat mata saya terbelalak.

Watch “Digital Marketing Trends Of 2015” on YouTube – https://youtu.be/l_Ei7CxXwuo

Tahukah anda bahwa keberadaan smartphone merupakan asal mula dari gerakan mobile. Konsumen yang smart menggunakan smartphone untuk akses berbagai macam hal.

Bayangkan bila dalam seminggu 81% dari kita mengakses internet, 77% nya menggunakan search engine, 48% manusia melihat video, dan sebesar 63% mengakses sosial network. Bahkan 39% nya mengakses dari kamar mandi! 

Dan video di atas juga memaparkan bahwa ternyata 79% individu menggunakan internet untuk membantu mereka belanja. Dari 79% tadi, 74%nya bertransaksi online.

Mereka menggunakan internet untuk mencari retail, membandingkan harga, melihat review. Sembilan dari sepuluh orang melakukan aksi/bertransaksi setelah berselancar tadi. Statistik yang wow bukan?

Lalu, apa saja yang termasuk internet marketing?

1. Membuat website

Website dibuat oleh perusahaan dan dilengkapi gambar, video, infografis untuk mendukung kelengkapan dan kemudahan konsumen mencari produk/jasa yang ditawarkan.

2. SEM (Search Engine Marketing)

Digital marketing
Ketik kata kunci di google maka apa yang dicari akan muncul

Terkait dengan kata kunci di google rank, dan peringkat lainnya dalam mesin pencari.

3. E-mail marketing.

Bagaimana perusahaan mengirimkan e-mail ke konsumen yang potensial membeli produknya/ menggunakan jasanya.

4. Banner advertising

Memasang banner baik di website sendiri maupun di website lain.

5. Artikel marketing

Membuat artikel tentang produk dan diunggah secara online. Publikasi dapat dilakukan secara terus-menerus dan berulang.

6. Blog marketing

Terkait dengan opini, diskusi, pemasangan banner. Perusahaan dapat membuat blog sendiri atau bekerjasama dengan blog milik orang lain.

7. Sosial media marketing

social media marketing
Marketing menggunakan media sosial sangat efektif

Promosi melalui FB, Twitter, Linkedin, Instagram, dan sebagainya.

Nah kali ini saya akan membahas mengenai blog marketing. Dapatkah blog menyumbang konten marketing?

Tentu saja! Opini, testimoni yang ditulis di blog dapat dibaca oleh banyak orang dari seluruh indonesia, bahkan dunia. Seperti virus yang cepat menyebar, tulisan di dunia maya hanya butuh hitungan detik untuk di akses oleh siapa saja.

Seberapa besar peran blog dalam internet marketing?

Blog yang memiliki banyak pembaca atau follower tentu saja akan menjadi promosi tersendiri. Branding pemilik blog yang update dan jujur terhadap tulisannya, menentukan tingkat kepercayaan pembaca.

Blog marketing
Menulis blog butuh riset, pengalaman, dan sebagainya

Tulisan yang  dibuat dari hati, berdasarkan pengalaman pribadi, secara tidak langsung juga lebih dekat ke hati pembaca. Para blogger biasanya menulis dari sudut pandang konsumen alias pembaca, sehingga dapat meramu kebutuhan masyarakat menjadi sebuah konten yang bernilai marketing.

Blog menyumbang konten marketing dengan menampilkan review yang menggiring mindset konsumen untuk percaya pada produk dan pada perusahaan

Blog sebagai penyumbang konten marketing juga sudah dilirik oleh banyak pihak. Karena tanpa disadari, dunia jurnalisme sosial media berkembang lebih cepat dan lebih viral dibanding media cetak atau media elektronik lainnya.

Masyarakat yang tak sempat membaca koran/majalah dan tidak sempat menonton televisi tentunya sangat terbantu dengan ulasan dari blog ketika dia sedang mencari/membutuhkan suatu produk.

Kalau dirangkum secara lengkap, inilah keuntungan blog sebagai konten marketing:

1. Tulisan dari hati, lebih masuk ke konsumen

2. Blog sudah memiliki follower tersendiri, target market sudah terbentuk

3. Tulisan pengalaman pribadi, lebih dipercaya konsumen

4. Marketing melalui sosial media lebih cepat tersebarluaskan

5. Konsumen dapat mengakses beberapa opini dari berbagai blog, bias dapat berkurang.

6. Blog biasanya memberikan url link langsung ke website perusahaan yang produknya diulas, sehingga konsumen bisa langsung berinteraksi dengan perusahaan dan secara tidak langsung tulisan di blog dapat meningkatkan SEO produk tersebut di google.

7. Blog sekaligus dapat menyumbang beberapa strategi dalam internet marketing, meliputi SEM, banner advertising, e-mail marketing, artikel marketing, dan sosial media marketing.

Hanya dengan bekerjasama dengan satu blog, perusahaan langsung mendapatkan paket lengkap. Apalagi bekerjasama dengan banyak blog.

Sebagai blogger, tentu saja ikut nyemplung di dunia marketing menghasilkan keuntungan. Baik berupa materi, maupun non materi seperti ilmu yang bertambah dan networking.

Jadi, keberadaan blog sebagai konten marketing, peluangnya sangat besar. Dan bersifat mutualisme juga, untuk pemilik blog sebagai sarana eksistensi dan menambah penghasilan serta relasi. Sementara untuk perusahaan/pemilik produk sebagai alternatif internet marketing yang padat dan lengkap:)

(Visited 195 times, 1 visits today)
Facebooktwitterredditmail Nih buat jajan

2 thoughts on “Blog Sebagai Penyumbang Konten Marketing Terlengkap

Leave a Reply

Your email address will not be published.