Spa di Rumah ala Salon

Facebooktwitterredditmail

spa di rumah ala salon

Spa di Rumah ala Salon?

Siapa sih perempuan yang nggak suka perawatan tubuh? Mungkin bukan nggak suka, tapi kadang nggak ada waktu atau malah nggak ada budgetnya, hehe. Tapi tenang, sekarang ada lho solusinya, yaitu spa sendiri di rumah. Meskipun sudah mulai ada  delivery spa, alias hometreatment (terutama di kota besar yang rawan macet), biasanya harganya lumayan lebih mahal. Oleh karena itu, saya menyiasatinya dengan mempunyai produk spa sendiri sehingga bisa kapan saja digunakan. Apalagi ketika hamil besar begini, atau paska melahirkan nanti. Pasti khawatir juga mau ninggalin newborn lama-lama.


Intip yuk apa saja produk spa ala saya.1. Hair mask

Apa fungsi hair mask?

Sebenarnya manfaat hairmask adalah untuk merawat rambut kering, rusak, atau yang sering diwarnai. Meskipun rambut saya tidak masuk semua kriteria di atas, ingin juga rambut lebih lembut dengan di rawat.

Cara pakainya?

 

spa di rumah ala salon

Jangan sampai salah cara ya, nanti manfaatnya jadi nggak maksimal. Jadi, hair mask ini dipakai setelah selesai keramas dengan shampoo, bilas hingga bersih dan keringkan 80%. Ketika rambut masih lembab, oleskan hair mask mulai dari batang rambut (2 cm dari akar rambut). Karena jika dioles di akar rambut nanti malah memicu ketombe saking lembabnya. Oleskan hingga ujung rambut ya, pakai tangan biasa bisa, pakai kuas juga boleh. Setelah semua rambut dioles, untuk mengoptimalkan fungsinya, kita bisa menutup rambut dengan warm towel/handuk hangat selama 10-15 menit. Setelah itu, bilas dengan air hangat hingga bersih. Rawat rambut dengan hair mask seminggu 1x agar tampak hasilnya.

Kali ini saya pakai hair mask milk and honey untuk rambut kering agar menjadi lebih lembut. Bahannya yang alami juga membuat rambut ternutrisi. Hair mask kalau di salon bisa sampai 60-90 ribuan 1xtreatment. Kalau punya sendiri, harga segitu bisa kali 10x pakai. Lebih hemat kan?

2. Body scrub
Body Scrub dan V Scrub Tradisional
Body Scrub dan V Scrub Tradisional

Apa fungsi body scrub?

Pasti semua sudah pada tahu ya, yaitu untuk mengangkat sel kulit mati yang menempel di badan. Kadang sel kulit mati tersebut tidak ikut terangkat dengan sabun biasa dan mengendap dikulit menutup pori-pori, sehingga bisa timbul jerawat kecil-kecil atau daki.

Cara pakainya?

Saya punya 2 tipe body scrub, yaitu body scrub tradisional dan yang sudah jadi alias tinggal oles. Kelebihannya yang tinggal pakai, lebih cepat dan mudah mengaplikasikannya. Nggak perlu piring ceper buat menuang scrub+air. Nggak perlu menc-ari air mawar juga. Hasilnya lebih ter-moisturize juga setelah dibilas, tetapi begitu dikeringkan nggak lengket lho, halus aja. Tapi kekurangannya mungkin kita nggak mantap saat menggosok-gosok dan proses pengangkatan daki. Berbeda dengan lulur/scrub tradisional yang pas digosok mantap banget daki-dakinya sampai membuat scrub berwarna coklat, hehe.

Saya pakai smoothing sugar scrub milk and honey seminggu 1x, serta lulus tradisionalnya strawberry nih. Waktu dicampur air (saya pakai air biasa) beneran berwarna merah muda. Dan ketika dioles hmm,aroma strawberymenguar. So far, puas dengan lulur Kanjeng ini.

3. V Scrub

Apaan tuh? Apa fungsinya?

Prinsipnya mirip body scrub, menghilangkan daki, tetapi dibagian sekitar selangkangan. Kita tahu bahwa bagian tersebut lebih mudah lembab dan berkeringat, serta berbau tidak enak. Dengan menggunakan v scrub, semua masalah tersebut dapat teratasi lho.

Cara pakai?

Sama kaya body scrub tradisional. Campur dengan air secukupnya di piring ceper, kekentalan sesuai selera. Oleskan, diamkan hingga kering, baru gosok-gosok agar sel kulit mati terangkat. Saya pakai yang original nih, bisa dipakai setiap hari lho.

4. Masker

Masker ini kalau spa di salon merupakan pilihan treatment tambahan.

Apa fungsinya?

Sesuai dengan komposisi/kandungan masing-masing masker. Misal masker tea tree, ya untuk menghilangkan kelebihan minyak dan mengangkat komedo. Masker grape yang saya punya sebagai antioksidan agar kulit tidak kusam. Masker lainya misal aloe vera, untuk menghidrasi kulit kering. Kalau yang masker tradisional (harus pakai air) ada yang original, ada juga yang coklat atau kopi misalnya.

Cara pakai?

Sama seperti di atas. Kalau yang tradisonal perlu ditambah air mawar. Kalau yang alami tapi sudah tinggal oles, ya dipakai biasa menggunakan tangan/kuas. Setelah merata dipakai di wajah (hindari area mata dan sekitar mulut), diamkan hinggakering sekitar 10-15 menit. Setelah itu bilas. Masker tea tree yang saya punya, bilasnya pakai handuk dibasahi lalu lap wajah hingga bersih dari masker, baru bilas. Untuk yang grape, karena berupa clay mask, maka ketika sudah kering, tinggal dikletek saja pakai tangan. Baru raup wajah seperti biasa.

oh ya, ini tekstur produk-produk di atas ya.

Rata-rata teksturnya cenderung encer, kecuali masker tea tree lebih pekat
Rata-rata teksturnya cenderung encer, kecuali masker tea tree lebih pekat

Ada juga rangkaian spa kaki misalnya dengan air larutan garam, tapi saya belum punya. Fungsinya untuk menghilangkan pegal-pegal dan lelah pada kaki. Untuk berendam, kalau teman-teman punya bathtube bisa banget pakai essence aromaterapi yang dituang di air rendaman. Tambah susu atau bunga-bungaan deh, dijamin sama persis dengan di salon. Kalau saya, bilas scrub badan pakai air hangat biasa sudah cukup (secara nggak punya bathtube, hehe). setelah itu tinggal pakai body lotion dan skin care/pelembab wajah seperti biasa.

Jadi, tertarik untuk spa sendiri di rumah?

(Visited 660 times, 1 visits today)
Facebooktwitterredditmail Nih buat jajan

8 thoughts on “Spa di Rumah ala Salon

    • dian.ismyama Post authorReply

      hihi. aku dulu pas masih gadis juga luluran doank..setelah jadi ibu2 malah kudu lebih perawatannya..wkkkaa..supaya suami tetep lengket. halah:D

  1. Jade Ayu Reply

    Aku skrg kalo maskeran dirumah suka diikutin anak laki2ku yg usia 4thn. Susyee… jd klo maskeran gtu nunggu dia tidur atau diajak pergi ayahnya. Haha..

Leave a Reply

Your email address will not be published.