Couple Time? Absolutely Yes!

Facebooktwitterredditmail

Setelah postingan tentang me time di sini, sebagai kelanjutannya, saya akan kupas tuntas tentang couple time.

wpid-photogrid_1449582064730.jpg

Buat yang sudah menikah dan punya anak, couple time bisa jadi langka lho.

Tergantung bagaimana kondisi rumah tangga, berapa jumlah anak, adakah orang rumah yang bisa menjaga anak ketika ayah dan ibunya pergi, kerelaan anak, dan masih banyak lagi pertimbangannya. Wah, ribet amat ya kayaknya.

Kadang pula, salah satu atau kedua pasangan tidak merasa memerlukan couple time. Terutama apabila mereka jarang menghabiskan waktu bersama anak. Contohnya suami saya, susah banget dibujuk pergi berdua. Alasannya ya anak,” Kasian Najla, nanti nyariin.” ” Ayah masih mau main sama Najla dulu, kan nggak ketemu seharian.” Kyaa..lha istrimu ini juga nggak ketemu seharian lho. Mendadak cemburu sama anak.

Idealnya dibagi rata ya waktu buat pasangan dan untuk anak. Ayah juga butuh waktu berdua dengan anak. Benar-benar berdua saja agar anak belajar karakter-karakter yang dimiliki ayah seperti ketegasannya, problem solvingnya, keberaniannya, kepemimpinannya, dan sifat-sifat lain yang dimiliki wanita tapi dalam porsi berbeda. Nah saat itulah ibu-ibu bisa me time.

Lalu kapan couple time nya?

Bisa kapan saja donk. Bisa mendadak, bisa pula direncanakan. Sewaktu dulu saya dan suami hanya tinggal bertiga dengan anak, couple time kami ya di rumah saja. Kan nggak mungkin anak dititipin ke tetangga, hehe. Eh tapi, konon kabarnya, di luar negeri pasangan suami istri ada yang menyewa Nanny khusus di akhir pekan, untuk menjaga anak-anak ketika mereka pergi couple time. Wah sampai segitunya ya. Kalau kami di rumah cukup dengan nonton film ketika anak tidur, masak mie bareng, tadarus berdua atau sekedar ngeteh bersama (kayak iklan nih). Saat ada orangtua/saudara menginap dan saat sekarang saya berada di rumah orangtua, tentu saja couple time bisa keluar rumah dan dengan perencanaan.

Foto aslinya bertiga sama anak nih, tapi saya crop. Ternyata kami jarang foto berdua:D
Foto aslinya bertiga sama anak nih, tapi saya crop. Ternyata kami jarang foto berdua:D

Terus..couple time di luar rumah mau ke mana?

Banyak pilihannya!

Bagi yang rajin, bisa datang ke majelis ilmu baik ilmu parenting atau agama. Bisa juga makan berdua dekat rumah. Menghadiri acara reuni formal sesekali tanpa anak. Pergi olahraga berdua, jalan-jalan berdua, mengikuti lomba masak berdua, macam-macam lah.

Berikut beberapa tanda kalau anda dan pasangan sudah butuh waktu berdua saja:

1.Jarang memiliki waktu untuk diskusi berdua, baik tentang pribadi atau masalah rumah tangga.

2. Beberapa kali bertengkar hanya karena masalah sepele yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan jalan-jalan (eh, emang ada ya?haha)

3. Pasangan LDM yang bertemu beberapa minggu sekali atau beberapa bulan sekali

4. Mulai merasa tidak mengenali pasangan karena interaksi hanya sebatas menjalankan kewajiban-kewajiban rumah tangga.

5. Cemburu terhadap perhatian pasangan kepada anak/saudaranya/ibunya/laptop dan game di hp nya. Wkkkka pasti ada nih yang kayak gini

Lalu, persiapan apa saja yang perlu dilakukan sebelum menjalankan couple time tanpa membawa anak. Mirip-mirip persiapan me time ya

1. Bicarakan dan komunikasika jauh-jauh hari dengan orang rumah yang akan menjaga anak di saat anda bersama pasangan mau pergi berdua saja.

2. Pastikan kebutuhan anak selama ditinggal tersedia (makannya, mainannya, dan sebagainya)

3. Komunikasikan juga dengan anak (terutama yang sudah balita) mengapa ayah dan bunda pergi tanpa mengajaknya, mau kemana, berapa lama, plus bisa juga janjikan ketika pulang akan membawa oleh-oleh apa.

4. Ontime dengan jadwal yang direncanakan. Bila pulang terlambat, hubungi anak dan orang rumah agar tidak khawatir karena menunggu.

Mau kasih bocoran ah, saya pun sudah merencanakan couple time dalam waktu dekat ini. Kebetulan pas momennya, pas ada acara yang saya sukai. Sebelum anak kedua lahir dan semakin susah keluar karena ada bayi, jadilah couple time direncanakan jauh-jauh hari. Meskipun kami aslinya suka kagok karena nggak biasa pergi berdua, pegangan tangan rasanya aneh dan wagu. Terus kayak orang bingung gitu kalau nggak bawa anak..haha, bukan pasangan romantis. Tapi tetap saja nyobain couple time.

Rencana Couple Time dalam waktu dekat
Rencana Couple Time dalam waktu dekat

Kalau teman-teman, kapan terakhir pergi berdua saja dengan pasangan?

(Visited 108 times, 1 visits today)
Facebooktwitterredditmail Nih buat jajan

9 thoughts on “Couple Time? Absolutely Yes!

    • dian.ismyama Post authorReply

      huaa masih lumayanlah sebulan lalu, saya pas merantau nyaris nggak pernah pergi berdua selama 2 tahun Mbak..sekarang2 aja baru bisa pergi berdua:)

  1. Beautyasti1 Reply

    Nyari nyari GFC nya kok gak ada sih makk.. Kan biar bisa saling follow2an gettoohh.. Ehh iya bener loh, couple time itu lebih susah dari me time walau sekedar ‘second honeymoon’ gitu

    • dian.ismyama Post authorReply

      ntar cb aku utak-atik ya GFCnya mak…pingin sih second honeymoon yang agak lamaan 1-2 hari gitu udah lumayan kali ya happy pastinya,hihi

  2. Sulis sha Reply

    Kadang ngerasa aneh kalau pergi berdua. Bisanya rempong heboh bawa krucil, kalau nggak bawa jadi sepi. Tapi sekali2 mungkin tips ini bisa dicoba ya…hehe

    • dian.ismyama Post authorReply

      sama banget Mbak..sampai saat ini pun kalau kami pergi berdua rasanya kagok. apalagi suami sering keinget anak, baru juga keluar 10 menit udah inget anak. haha. wajar sih tapi..ayo di coba …

  3. Yaumil Akbar Reply

    boleh juga tuh anak di titipin ke tetangga hehe.

    Pernyataan ini “nunggu anak tidur” agak gimana gitu hihihi.

    Pokonya kerenlah buat keluargnya semoga banyak waktu buat Couple-couplean 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *