Cara Menjaga Kesehatan Rongga Mulut dan Tenggorokan Selama Ramadan

Facebooktwitterredditmail

Pandemi memang sepertinya mulai berlalu, tapi bukan berarti sahabat ismi tidak lagi menjaga kesehatan rongga mulut dan tengorokan. Apalagi selama puasa tenggorokan bisa jadi sangat kering. Selain itu, kadang timbul bau mulut atau napas tak segar.

Setelah berbuka justru sebaliknya. Makanan yang masuk secara masif, kadang mengakibatkan sakit tenggorokan atau sariawan. Tak jarang, sakit tenggorokan terjadi karena terlampau banyak memakan minuman manis berpengawet atau perasa yang tidak jelas keamanannya. Sariawan juga dapat terjadi akibat kekuranganvitamin B dan vitamin C selama ramadan. Ditambah mulut kurang terjaga kebersihannya.

Bagi sahabat ismi yang masih beraktivitas di luar rumah dan bertemu banyak orang, tentu saja masih ada risiko terkena infeksi saluran pernapasan atas. 

Pentingnya perawatan mulut dan tenggorokan untuk mencegah infeksi penyakit

Apa yang disebut saluran pernapasan atas? Secara anatomi, yang dimaksud saluran pernapasan atas adalah saluran yang dimulai dari lubang hidung sampai tenggorok bagian bawah (laring).

Saluran napas atas tidak terpisahkan dengan saluran napas bawah, saling mempengaruhi. Misal penyakit di saluran napas atas, akan berdampak pada saluran napas bawah. Termasuk covid19 yang masuk melalui hidung/ mulut, tapi berdampak ke paru-paru.

Sebagai informasi, virus corona masuk melaui rongga hidung dan rongga mulut, tersarang di mukosa tenggorokan, reservoir di nasofaring dan orofaring. Makanya swap diambil dari dua tempat tersebut. Kalau digabung diambil dua tempat tadi, maka sensitifitas swap menjadi 92%.

Seperti saya sampaikan di atas, infeksi pada rongga mulut dan tenggorokan bisa terjadi bila area tersebut tidak terjaga kebersihannya. Akibatnya, bisa tumbuh virus, bakteri bahkan jamur. Yang kemudian mengakibatkan gejala infeksi seperti gusi bengkak, sakit tenggorokan, sariawan, dan bau mulut.

Lalu bagaimana cara menjaga kesehatan rongga mulut dan tenggorokan? 

  1. Rajin sikat gigi

Agar tidak sariawan
Foto dari pexels.com

Selama puasa, sahabat ismi bisa sikat gigi seseudah sahur, sesudah berbuka, dan sebelum tidur. Tujuannya agar sisa makanan yang nyangkut di gigi bisa hilang sehingga tidak menyebabkan munculnya kuman di mulut atau gusi.

  1. Jangan makan terburu-buru

Saat sahur dan berbuka puasa, makanlah dengan perlahan. Makan terburu-buru dapat mengakibatkan mulut tergigit sehingga terjadi sariawan. 

  1. Jangan makan saat masih sangat panas

Akibat makan terlalu panas
Foto dari pexels.com

Makanan panas mengakibatkan lidah terbakar dan kebas. Nantinya, rongga mulut dan tenggorokan juga bisa terasa sakit.

  1. Penuhi gizi seimbang termasuk vitamin B dan C

Agar tidak mudah terkena sariawan, sahabat ismi perlu memastikan agar vitamin B dan vitamin C dalam tubuh terpenuhi. Bila terjadi sariawanpun, mukosa bibir mudah sembuh.

  1. Pakai masker bila keluar rumah

Meskipun corona sudah melandai, memakai masker keluar rumah masih diwajibkan di Indonesia. Terutama bila bepergian ke tempat publik. Masker melindungi saluran pernapasan dari kuman-kuman penyebab infeksi.

  1. Kurangi minuman manis berpengawet, pewarna, dan pemanis buatan

Seperti sudah saya tuliskan di atas, minuman manis dengan berbagai pengawet, pewarna, dan pemanis buatan berpotensi mengakibatkan sakit tenggorokan. 

  1. Gunakan antiseptik seperti Betadine Throat Spray

Betadine Throat spray merupakan antiseptik semprot yang dapat membantu mengobati gusi bengkak, sakit tenggorokan, sariawan, bau mulut dan napas tak segar.

Betadine Throat Spray, Proteksi Ekstra Mulut dan Tenggorokan

Betadine Throat Spray mengandung Povidone Iodine (PI) 0,45% w/v (weight/ volume). PI sudah dikenal lama di kalangan medis. PI merupakan antiseptik, aman, dan efektif mencegah penularan infeksi.

Antiseptik untuk rongga mulut
Foto dokumentasi pribadi

PI bermanfaat sebagai antibakteri, antivirus, dan antijamur. Sebagai informasi, sudah dilakukan uji laboratorium antara PI dengan corona virus.  Uji tersebut menggunakan PI konsentrasi 1% dengan waktu pemaparan 15 detik, ternyata berhasil 99% membunuh corona virus. Eradikasi virus bisa dilakukan dalam waktu yang cepat dan konsentrasi yang tidak tinggi.

Penelitian terhadap manusia juga sudah dilakukan yaitu di Singapura terhadap pekerja migran  yang tidak bisa bekerja, dan tidak bisa pulang karena terkena corona. Lebih jelasnya, uji klinis PI spray tenggorok (throat spray) dilakukan oleh National University of Singapura.

Kelebihan dari Betadine Throat Spray

Keunggulan dari Betadine Throat Spray adalah mudah dibawa, mudah digunakan, bisa digunakan  setiap saat (bisa sampai 3x sehari), dan tidak perlu air minum  sehingga tingkat kepatuhan tinggi.

Cara mencegah sariawan
Foto dokumentasi pribadi

Terdapat juga hasil penelitian di kalangan medis (praktek kedokteran) dengan hasil semua yang menggunakan bisa menerima, dan toleran terhadap penggunaan PI baik di hidung maupun tenggorokan.

Bagaimana dengan keamanannya? Walaupun menggunakan Betadine Throat Spray pada waktu yang lama sekalipun (kurang lebih 6 bulan), ternyata kandungan iodiumnya tidak berpengaruh kepada kelenjar gondok.

Oh ya, penelitian juga membuktikan Bahwa terdapat toleransi terhadap rasa dan bau Betadine Throat Spray sehingga bisa digunakan bahkan ke anak-anak sekalipun. Tetapi sesuai penjelasan pada kemasannya, Betadine Throat Spray tidak boleh diberikan pada anak-anak di bawah 6 tahun.

Bagaimana sahabat ismi? Sekarang sudah semakin paham kan bahwa menjaga kesehatan rongga mulut dan tenggorokan amat penting untuk dilakukan. Apalagi selama bulan ramadan ini, kebayang kalan sampai sakit di rongga bulut dan tenggorokannya, pasti enggak henar sewaktu mau makan atau minum.

Untuk yang sudah terlanjur mengalami infeksi di rongga mulut maupun tenggorokan, yuk cek antiseptik Betadine Throat Spray di https://betadine.co.id/

(Visited 32 times, 1 visits today)
Facebooktwitterredditmail Nih buat jajan

6 thoughts on “Cara Menjaga Kesehatan Rongga Mulut dan Tenggorokan Selama Ramadan

  1. Yuni Bint Saniro Reply

    Iya lho. Kalau puasa tu bau mulut tu nggak terhindarkan lagi. Biasa aku sikat gigi kalau habis buka, mau tidur malam sama habis sahur.

    Bisalah nyoba nambah pake antiseptic betadine.

  2. Fenni Bungsu Reply

    Wah Betadine ada yang spray juga nih.
    Jadi memudahkan untuk menjaga kesehatan rongga mulut

  3. Ayah Ugi Reply

    Selain menjalankan pola hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebersihan dan konsumsi makanan, pelru pelengkap untuk mencegah berkembangnya bakteri buruk,seperti dengan betadine. Makin inovatif ya betadine kini ada untuk kumur.

  4. antung apriana Reply

    mbak kalau pakai betadine spray ini pas puasa bikin batal nggak ya kira-kira? soalnya dia kan disemprot ke dalam mulut

  5. hallowulandari Reply

    soal kebersihan dan kesehatan rongga mulut emang penting banget sih, aku ngerasain gimana rasanya urusan mulut bermasalah ga enak blas, wah betadine sore throat spray bisa jadi pilihan nih, cek cek dulu ah

  6. enny dudukpalingdepan Reply

    Perpaduan gorengan dan es buat berbuka tuh nikmat banget tapi akibatnya tenggorokan sakit, huhuhu. Emang harus ingat batasan pas berbuka jadi nggak kalap dan gak memperhatikan kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.