bu yeni desa kemuning

Asa dari Mata Anak-Anak dan Pejuang Makanan Kampung

Bulir-bulir air membasahi tanah. Hari itu, Desa Kemuning yang biasanya terik, diguyur hujan. Seorang perempuan berjilbab memacu motornya, dari Sambipitu ke Desa Kemuning. Ia menembus dinginnya pagi. Jas hujannya kuyup, begitu pula dengan helm dan motornya. Tak berapa lama, sampailah ia di sebuah bangunan sederhana. Tiga pilar kecil terlihat di bagian depan. Jembatan kecil warna-warni 

Continue Reading…

error: Content is protected !!