SPOTS

Rekap Transaksi Harian, Memudahkan Bisnis Kuliner

facebooktwittergoogle_plusredditmail

Beberapa teman saya mulai melirik bisnis kuliner. Mereka mendirikan restoran, cafe, coffee shop, bahkan ada juga yang jualan camilan ringan menggunakan booth kecil di rumahnya dan memasukkan makanan tersebut ke aplikasi online kuliner sehingga jangkauan konsumen menjadi lebih luas.

Tentu saja saya mendukung bisnis tersebut. Sebagai penikmat kuliner, mencicipi makanan teman sendiri dan melihat bisnis mereka berkembang merupakan sebuah kebahagiaan.

Saya menyempatkan datang ke rumah makan mereka, memesan makanan, dan menulis review baik di blog, Instagram, atau membuat video di Youtube. Alhamdulillah, tulisan non sponsored post tersebut malah mendulang view tinggi di antara artikel saya lainnya. Begitu juga dengan video Youtube, justru membawa banyak view.

Saya meyakini bahwa salah satu kunci majunya bisnis adalah sistem pencatatan keuangan yang mumpuni. Seabagai orang yang pernah terjun dalam bisnis online, salah satu kesulitan saya adalah keuangan yang masih bercampur dengan finansial rumah tangga. Atau transaksi tidak terekap dengan baik. Akibatnya, omset dan laba tidak jelas kemana larinya. Entah untung atau rugi karena setiap ada laba bisa jadi langsung saya pakai uangnya, ckckck.

Bayangkan bila hal tersebut terjadi dalam bisnis kuliner yang setiap hari ada pembelinya. Akhir bulan, pemilik bisnis akan kesulitan merekap semua transaksi yang ada. Lama-lama, jika keuangan tidak terdokumentasi dengan baik, tentu akan mengancam kelangsungan dan perkembangan bisnis.

Kenapa Harus Rekap Transaksi Harian?

Produk yang fast moving seperti kuliner jelas membutuhkan rekap transaksi harian. Transaksi pembelian bahan-bahan untuk membuat makanan dan transaksi penjualan sebaiknya direkap harian.

Hal ini juga memudahkan pengecekan oleh supervisor atau pemilik bisnis. Jadi akan ketahuan jika ada hal-hal yang aneh dari segi keuangan. Dengan kata lain, audit akan lebih mudah dilakukan.

Dengan melihat rekap transaksi harian, pemilik usaha juga dapat menentukan kemana arah pengembangan bisnisnya. Mengapa? Karena owner bisa mengetahui produk apa yang disukai pelanggan, berapa jumlah produk yang terjual, dan hasil penjualan maupun keuntungannya. Dengan begitu, owner dapat membuat promo, diskon, bahkan inovasi produk.

Untuk bisnis kuliner yang mempunyai banyak cabang, merekap transaksi harian juga memberi banyak keuntungan. Pemilik bisnis tidak perlu datang ke setiap cabang, tapi cukup melihat laporan rekap transaksinya saja.

Tapi, bukankah kita membutuhkan sumber daya lebih banyak jika harus ada orang yang merekap transaksi harian? Jangan khawatir, sekarang sudah ada sebuah sistem yang dapat melakukan semua hal tersebut.

rekap transaksi harian

Sistem Point of Sales, Solusi Operasional Bisnis Kuliner

Sistem yang saya maksud bernama Point of Sale. Apakah itu? Point of Sale dapat diartikan sebagai titik dimana pembeli atau penjual melakukan pembayaran atas barang yang diterima. Atau dapat dianggap sebagai titik penjualan (check-out) ketika transaksi selesai.

Dengan kata lain, Point of Sale merupakan kombinasi antara mesin kasir dengan aplikasi kasir. Sistem ini tidak hanya berupa aplikasi pembayaran di kasir, tapi juga dilengkapi dengan fitur akuntansi lainnya seperti sistem hutang, piutang, pajak, pembelian dan stok. 

Nah, dengan rekap transaksi harian secara online menggunakan Point of Sale, semua pembelian, termasuk pada bisnis kuliner akan tercatat dengan rapi. Data-data yang tercatat jelas akan memudahkan dokumentasi operasional sehingga omset dan laba terlihat dengan jelas.

SPOTS, Aplikasi Kasir dari GOJEK untuk pelaku UMKM

Banyaknya aplikasi Point of Sale mungkin membuat beberapa pelaku usaha menjadi bingung memilih aplikasi mana yang akan digunakan. Beruntung, GOJEK mengeluarkan perangkat multifungsi bernama SPOTS. 

SPOTS

SPOTS dapat menerima pesanan GO-FOOD, pembayaran GO-PAY, hingga laporan harian dari beragam tipe pembayaran dan cetak resi secara instan. Transaksi pembayaran non tunai tentu mendukung iklim cashless yang sudah lama digaungkan.

Berapa harganya? Hanya dengan biaya aktivasi Rp. 290.000 dan biaya pemeliharaan Rp. 2.900/hari, pemilik usaha sudah dapat memiliki dan menggunakan SPOTS untuk rekap transaksi hariannya. 

Wow, murah sekali. Siapa pun dapat menjalankan usaha kuliner dengan transaksi keuangan tercatat dengan baik. Meski usaha kulinermu terbilang baru dan kecil, penggunaan SPOTS tidak membutuhkan banyak SDM. Alhamdulilah, GOJEK sangat membantu para UMKM kuliner di Indonesia ya.
Jika kamu ingin tahu lebih lanjut mengenai SPOTS, langsung saja kunjungi website SPOTS.

(Visited 74 times, 3 visits today)
facebooktwittergoogle_plusredditmail

4 Comments

  • Christanty Putri Arty April 15, 2019 Reply

    Wow inspired me banget, gimana belajar menjadi pebisnis yang sukses ya mbaa

  • Yustrini April 15, 2019 Reply

    Keren ya aplikasi SPOTS ini, dapat membantu rekapan juga.

  • Miss Riana April 15, 2019 Reply

    Keren. Murah meriah ya mbak. Ini penting banget nih utk meringankan kerjaan si owner. Oh ya, ini bisa dipake utk bisnis apapun mbak? Atau cm kuliner saja?

  • Latifah Kusuma April 15, 2019 Reply

    Rekap harian gini memang penting Mbak. Aku pernah bisnis, rekap itu harus cepat dan tepay. Asyik ya, sekarang lebih mudah dibantu oleh aplikasi 😊

Leave a Reply

error: Content is protected !!