Madu Grow and Health, Membantu Pertumbuhan dan Kesehatan Anak

facebooktwittergoogle_plusredditmail

Madu Grow and Health, Membantu Pertumbuhan dan Kesehatan Anak

Madu Grow and Health. “Bunda, Najla suka sama tawon, lucu, menghasilkan madu juga, ” kata putri pertama saya.

Memang dari dulu si kakak suka sama boneka tawon yang kuning-hitam itu lho. Bahkan karena sangat suka, sampai ketika ketemu tawon beneran pun tetap nggak takut, malah bilang lucu=). Karena sejak kecil sudah mengenal tawon, kakak Najla pun familiar dengan madu. Hampir semua jenis madu, kakak Najla mau, tapi terus terang saya belum nemu yang sreg di hati, baik dari harganya, rasanya, maupun kemasannya. Nah suatu hari saya ketemu sama madu Grow and Health ini, dan ternyata setelah dicoba, di luar ekspektasi saya.

Apa sih Madu Grow and Health itu?

Grow and Health adalah madu yang diproduksi oleh CV. Gilang Persada Nusantara. Madu ini diformulasikan khusus untuk mebantu pertumbuhan dan kecerdasan anak. Diambil dari madu lebah murni, yang terjamin dan teruji secara klinis, serta berasal dari nektar pilihan yang bebas residu pestisida, juga disarikan dari berbagai ekstrak bahan pilihan.

Kemasan

Kita mulai dari kemasannya ya, kemasan madu Grow and Health sangat menarik. Paduan warna ungu dan kuning yang segar dan gonjreng, cocok untuk anak-anak, sehingga mereka tertarik untuk mencobanya. Apalagi dengan gambar sarang madu dan lebah yang ramah, jelas mengundang anak untuk memegang dan membuka kotaknya.

Komposisi

Soal komposisi ini yang saya cukup terperangah, soalnya udah sempat nyobain madunya hampir seminggu dan nggak ngeh kalau ternyata kandungannya nggak hanya madu, tapi juga ada yang lain seperti albumin, ekstrak temu lawak dan ekstrak kulit manggis. Makanya nggak heran Madu Grow and Health ini berlogo jamu.

Penampakan madu

Foto kiri, kekentalan dan warna madu grow and health. Foto kanan segel di kemasan

Tampilan madu berwarna coklat sama seperti madu lainnya. Kekentalannya pas, nggak terlalu kental, tapi juga nggak encer, sehingga mudah dituang.

Gimana dengan rasanya?

Kalau kakak Najla sih selalu suka semua madu yang pernah dicobanya. Sementara saya, ini adalah madu yang pas buat anak-anak, karena rasanya nggak kemanisan, nggak pahit, nggak asam, dan nggak kerasa juga jamu-jamuannya. Dijamin anak suka deh dengan Madu Grow and Health.

Madu ini ternyata sudah melalui serangkaian uji rasa dan konsistensi, sehingga memang disesuaikan dengan lidah anak-anak. Wah pantesan rasanya enak ya, saya aja suka lho.

Manfaatnya apa saja?

Seperti yang sudah saya ceritakan di atas, bahwa kakak Najla sudah sempat mencobanya seminggu dan ternyata orang rumah termasuk saya bilang bahwa kakak Najla jadi lahap makannya. Eh, belakangan saya baru sadar kalau ada kandungan temulawaknya di dalam madu. Wow, pantas saja ya. Dulu saya pernah juga sih kasih kakak Najla temulawak bubuk yang diseduh itu, dan lumayan ngaruh. Nah, dengan adanya madu plus temulawak, jadi sekalian saja deh satu sendok komplit.

Madu murni sendiri dapat membantu proses pertumbuhan anak, karena mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat untuk anak, seperti vitamin A, B1, B2 B3, B5, B6, D, E, K, uric acid, dan asam nikotinat. Dengan kandungan vitamin di atas, otomatis daya tahan tubuh anak juga meningkat. Pantas saja, kakak Najla jadi nggak gampang lagi ketularan flu, batuk dan penyakit musiman lainnya. Soalnya kalau kakak Najla sakit, gampang banget turun berat badannya, secara biasanya jadi nggak mau makan. Makanya, menjaga anak tetap sehat adalah prioritas saya.

Selain itu, adanya komposisi ekstrak kulit manggis, memberikan manfaat sebagai antioksidan dan antimiroba, sehingga juga meningkatkan kekebalan tubuh anak. Sedangkan ekstrak ikan gabus, berguna untuk meningkatkan kecerdasan anak karena mengandung albumin yang mengandung protein tinggi. Masih ingat, ‘kan saat luka bekas operasi Sectio Caesaria (SC) saya terbuka, kata dokter salah satu penyebabnya adalah kurang protein saat pemulihan paska operasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa protein memang dibutuhkan oleh tubuh saat sakit.

Aturan pakai

Madu ini tidak disarankan untuk anak di bawah 1 tahun. Sebenarnya hampir semua madu sih begitu, tahu nggak kenapa? Karena dikhawatirkan adanya kandungan spora Clostridium botulinum yang diperoleh ketika lebah mengambil makanan dari tanah atau tumbuhan. Spora ini dapat bertahan di usus dan mengeluarkan racun botulinum. Nah masalahnya adalah, organ pencernaan bayi atau anak di bawah 1 tahun belum matang dan tingkat keasaman ususnya belum cukup tinggi untuk menghilangkan efek racun tersebut, sehingga bayi atau anak di bawah 1 tahun bisa saja keracunan. Tentunya kita sebagai orangtua, nggak mau tersebut terjadi, ‘kan?

Jadi Madu Grow and Health ini dapat diminum oleh anak usia 1-12 tahun dengan aturan sebanyak 3×2 sendok the sehari. Sementara untuk anak di atas 12 tahun, takaran dapat disesuaikan, asumsi saya bisa 3×1 sendok makan kali ya. Oh ya, sebaiknya madu ini diminum sebelum makan dan sebelum tidur. Kenapa? Agar saat makan, anak tambah lahap dong ya Bunda.

Cara penyajian

Bisa diminum langsung, bisa dicampur dengan minuman hangat atau dingin seperti susu, atau bisa juga bersama cemilan seperti roti tawar, donat dan pancake. Intinya Bunda dapat berkreasi dengan madu ini sesuai selera anak.

Penyimpanan

Simpan di tempat sejuk dan kering ya bunda. Jangan lupa ditutup rapat agar rasa tetap terjaga. Bila mau disimpan di kulkas, boleh saja.

Testimoni

Sama seperti penjelasan saya sebelumnya, bahwa rasa Madu Grow and Health ini enak, dan nggak asam. Kakak Najla suka, dan mau meminumnya rutin setiap hari. So far, selama hampir dua minggu minum madu ini, nafsu makan kakak bertambah, dan kesehatannya juga terjaga, yang biasanya gampang lemes dan gampang batuk pilek, semenjak minum madu ini jadi nggak mudah sakit lagi. Terimakasih Grow and Health, anak saya jadi bertumbuh lebih cepat dan tambah sehat.

Ada yang pingin anaknya lahap makan kayak kakak Najla juga nggak? bisa banget cobain Madu Grow and Health dengan memesannya ke nomor di bawah ini, karena saat ini madu tersebut baru dapat dipesan secara online.

 

Untuk mendapatkan diskon sebesar 10%, Bunda dapat menyebutkan kode KBGNH46 pada saat pemesanan. Lumayan banget,’ kan, dari harga sebotol 200 ml 75.000 rupiah, mendapat diskon 7500 rupiah.

Yuk cobain Madu Grow and Health kayak kakak Najla ini:

Ingin mengetahui lebih detail tentang Madu Grow and Health?

Cek di sini ya Bunda:

Email: tanya@ grownhealth.co.id
FP: https://web.facebook.com/GrowNHealth
Twitter: https://twitter.com/GrowNHealth
IG: https://www.instagram.com/grownhealth

Semoga anak-anak kita selalu sehat ya Bunda:)

(Visited 127 times, 1 visits today)
facebooktwittergoogle_plusredditmail

26 Comments

  • Siti Hairul October 22, 2016 Reply

    Anak-anakku juga rutin minum madu nih, kayaknya harus nyoba madu ini juga deh

  • Ika Maya Susanti October 22, 2016 Reply

    Hihihi… unik ya Najla. Selain suka madu, suka sama lebah juga…

  • Andiyani October 22, 2016 Reply

    Madu memang banyak manfaatnya ya mba untuk kesehatan.

  • Eni martini October 23, 2016 Reply

    Najla cantik ya eh salah fokus. Mantab..suka madunya,semoga sehat terus

  • Juliastri Sn October 23, 2016 Reply

    Madu GNH rasa manisnya pas, khas madu asli :)

  • Ria Bilqis October 23, 2016 Reply

    Kemasan Grow n Healt cantik dan rasanya memang di sukai anak

  • Irawati Hamid October 23, 2016 Reply

    anakku juga suka banget sama madunya Mba :)
    makannya juga jadi lebih lahap :)

  • Ernawati Lilys October 24, 2016 Reply

    cantiknya Najla, minum madu grow n health bikin anak sehat ya mba, anakku juga suka dan kalau ditanya rasanya selalu bilang enak.

  • Nunung Nurlaela October 24, 2016 Reply

    jadi pingin nyoba ini buat anak-anak. makasih infonya, ya, Mak.

    Najla, cantik, ya. *salahfokus 😀

  • Lisna October 25, 2016 Reply

    Sama lebahnya jg temenan yah,hihihi. Rasanya enak dan menambah nafsu makan ya, mesti dicobain bgt ni ya.

  • Yurmawita October 25, 2016 Reply

    Lengkap ya mba kandungan gizinya.. Anak anakku juga suka madu. Tapi uminya yang sering lupa ngasih. Hehe

  • Ria Bilqis October 28, 2016 Reply

    Dulu saya seri g membeli madu alami dari petani madu tradisional, teksturnya 95 % sama dengan tekstur Madu Grown Health

  • April Hamsa November 7, 2016 Reply

    Kenapa aku teralihkan dengan dress imut yang dipakai anakmu ya mbak? hihihi naksir dressnya :))
    Btw anak2ku dah minum madu ini jg mbak dan jd doyan makan skrng hehe
    Enak Mbak Dian bisa sering pesen, kan pabrik madunya di Yogya 😀

    • dian.ismyama November 11, 2016 Reply

      Hihi, dressnya dibeliin tantenya=). Iya oke nih madu

  • Lidha Maul November 8, 2016 Reply

    Adekk, kau manis sekali…bawa boneka lebah lagi, pasti enak ya madunya.
    Iya lho, perubahan lahap makannya terasa.

  • Susindra November 15, 2016 Reply

    Lil Angel-nya…. bikin saya iri. Hiks… OOT.

    Semoga selalu sehat, ceria, cerdas dan shalihah ya, Nduk Ayu

    • dian.ismyama November 15, 2016 Reply

      Lha iri kenapa Mbak? Hehe.itu pas manis aja, aslinya ya kadang ngeselin=D

Leave a Reply