Bioclinic Adult Skin Anti-Breakout Day/Night

facebooktwittergoogle_plusredditmail
Foto diambil dari web oriflame

Foto diambil dari web oriflame

Perawatan pagi/malam untuk kulit berjerawat di dalam botol pompa yang higienis. Cantella Asiatica dan Salicylic Acid membersihkan pori-pori serta membantu mengurangi timbulnya jerawat dan menyamarkan noda bekas luka. Gunakan setiap pagi dan malam, terutama pada daerah yang bermasalah. Non-komedogenis untuk semua jenis kulit. 30 ml. Kode:23770 (www.oriflame.co.id)

Kenalan yuk sama zat aktif dari Bioclinic

1. Centella Asiatica

Pegagan adalah tanaman yang banyak manfaatnya, sekaligus juga memiliki berbagai khasiat pengobatan. Tanaman bernama latin Centella Asiatica ini sesuai namanya merupakan tanaman asli Asia, khususnya Asia Tenggara. Selain di Asia Tenggara, pegagan kini juga telah menyebar hingga New Guinea, Kepulauan Pasifik, Afrika Selatan, Madagaskar, Jepang, China, Timur Tengah, bahkan Amerika dan Eropa.

Zat aktif pada Pegagan

Zat aktif utama pegagan adalah triterpenoid dalam bentuk asam triterpenik, termasuk asam Asiatik, asiaticoside, asam madecassic, madecassoside, brahmoside, asam brahmic, brahminoside, thankuniside, isothankuniside, centelloside, asam madasiatic, asam centic, asam cenellic, asam betulinic, asam indocentic, dll. Dalam kadar yang lebih sedikit, pegagan mengandung polialkin, asam amino, beta-karoten, inositol, vitamin C, B1 dan B2, kalium, kalsium, kromium, besi, fosfor, selenium, silikon, timah dan seng, asam betulinic, asam linoleat, asam oleat, asam palmitat, asam stearat, alkaloid, dan pektin.

Khasiat pegagan

1. Penyakit kulit & kosmetika

Penggunaan pegagan sebagai obat terutama untuk menyembuhkan luka, meningkatkan pembentukan jaringan ikat baru, dan mendukung kelenturan kulit. Dalam jaringan kapiler, pegagan merangsang pembentukan kapiler baru. Kaemferol quercetin pada pegagan menjaga ketahanan vena yang terletak tepat di bawah kulit. Selain itu, pegagan berkhasiat anti-inflamasi dan antibiotik untuk kulit.

Asiaticoside pada pegagan mengurangi jaringan parut yang berlebihan, mengurangi inflamasi selama pembentukan jaringan parut, dan mengurangi kontraksi kulit, terutama setelah luka bakar. Sebagai kosmetik, pegagan ditambahkan pada krim masker wajah untuk memperkuat kolagen dan kulit secara keseluruhan.

Pegagan juga dapat meringankan selulit/ stretch mark menghilangkan bintik penuaan dan mengurangi keriput, biasanya dengan menambahkan ekstrak tanaman ini ke krim atau salep perawatan kulit. (majalahkesehatan.com)

Berikut saya lampirkan jurnal ilmiah mengenai khasiat centella asiatica yang menunjukkan kapasitas sebagai radikal yang kuat, bersama dengan aktivitas inhibisi tinggi pada kolagenase. Hal ini menunjukkan pemanfaatan kemungkinan zat ini sebagai agen topikal untuk mengurangi penuaan kulit

Irbic acid, a dicaffeoylquinic acid derivative from Centella asiatica cell cultures

Fabiana Antognonia, Nicoletta Crespi Perellinob, Sergio Crippac, Roberto Dal Tosob, Bruno Danielic, Anacleto Minghettib, Ferruccio Polia, Giovanna Pressib

Abstract

3,5-O-dicaffeoyl-4-O-malonilquinic acid (1) (irbic acid) has been isolated for the first time from cell cultures of Centella asiatica and till now it has never been reported to be present in the intact plant. Evidence of its structure was obtained by spectroscopic analyses (MS/NMR). Besides 1, cell cultures produce also the known 3,5-O-dicaffeoylquinic acid, chlorogenic acid, and the triferulic acid 2 (4-O-8′/4′-O-8″-didehydrotriferulic acid). Biological activities were evaluated for compound 1, which showed to have a strong radical scavenging capacity, together with a high inhibitory activity on collagenase. This suggests a possible utilization of this substance as a topical agent to reduce the skin ageing process.

(jurnal fitoterapi: http://www.sciencedirect.com/science?_ob=ArticleListURL&_method=list&_ArticleListID=-552618520&_sort=r&_st=13&view=c&_acct=C000228598&_version=1&_urlVersion=0&_userid=12975512&md5=c87431e147a41593db642de8c53b2ffe&searchtype=a )

2. Asam Salisilat

Asam salisilat telah dikenal lama sebagai zat antibakteri dan antiinflamasi (antibengkak). Asam salisilat juga memiliki efek keratolitik, antripruritis (antigatal), analgetik (antinyeri), baktetiostatik (menghambat pertumbuhan bakteri), fungistatik (menghambat pertumbuhan jamur), dan tabir surya.

Penelitian mengenai asam salisilat antara lain saya temukan pada jurnal milik Sri Katon S, Henny N, dan Evita H.E dari Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Universitas Indonesia, RSCM Jakarta, dengan judul Penggunaan Asam Salisilat dalam Dermatologi, yang dipublikasikan dalam Jurnal Indonesia Med Assoc Volum:62, Nomor 7, Juli 2012 (bentuknya PDF, jadi silahkan download dengan mengenter keyword tersebut).

3. Tamanu Oil

Minyak Tamanu berkhasiat untuk mengurangi inflamasi dan mematikan bakteri. Minyak ini diekstraksi dari biji pohon Calophyllum inophylum (sejenis cemara besar di Afrika timur dan beberapa daerah di India dan Australia). Sudah lama digunakan sebagai bagian dari pengobatan tradisional (termasuk di Afrika dan Asia), minyak tamanu diaplikasikan langsung ke kulit.

Manfaat dari minyak Tamanu: Sejauh ini, penelitian terhafap efek minyak tamanu ini masih terbatas. Bagaimanapun juga, terdapat bukti bahwa minyak tamanu mengandung sejumlah komponen yang berefek meningkatkan kesehatan. Komponen ini termasuk calophyllolide (substansi yang dikenal memiliki sifat anti-inflamasi) dan delta-tocotrienol (suatu bentuk vitamin E), serta sejumlah antioksidan.

Hasil uji klinis Bio clinic Foto dokumen pribadi

Hasil uji klinis Bio clinic
Foto dokumen pribadi

Oriflame sendiri telah melakukan uji klinis pada produk Bioclinic ini, dan hasil ujinya dilampirkan pada leaflet di kemasan produk, jadi nggak ragu donk untuk merekomendasikan produk ini keteman-teman kamu:)

(Visited 146 times, 1 visits today)
facebooktwittergoogle_plusredditmail

One Comments

  • Fenny Febrian February 9, 2015 Reply

    Salam kenal mba Dian, penjelasan Bio Clinicnya lengkap banget.
    Makasih infonya :)

Leave a Reply